Bandara Juanda Ditutup, 16 Pesawat Batal Berangkat

Muhammad Syawaluddin    •    Kamis, 07 Feb 2019 17:52 WIB
penerbangan
Bandara Juanda Ditutup, 16 Pesawat Batal Berangkat
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal

Makassar: Bandar Udara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, sempat ditutup akibat landasan pacu (runway) rusak. Airnav Indonesia Cabang Utama Makassar atau Makassar Air Traffic Service Center (MATSC) mencatat ada 16 penerbangan terdampak.

"Penerbangan lain ditunda keberangkatannya dan kita menunggu perbaikan runway yang rusak akibat terkelupas," kata, General Manager MATSC yang juga membawahi lalu lintas udara di Juanda, Novy Pantaryanto di Makassar, Kamis, 7 Februari 2019.

Terkelupasnya landasan pacu menyebabkan sepuluh pesawat yang menuju Surabaya harus mendarat di bandara alternatif. Tiga pesawat yang hendak terbang dari Surabaya batal berangkat.

Tiga penerbangan dari Makassar tujuan Surabaya juga harus kembali ke bandara asal. Hal itu berdasarkan keputusan yang diambil oleh pilot.

"Pesawat tersebut masing-masing Singapura Airlines asal Singapura, Lion Air dari Banjarmasin, serta Batik Air dari Makassar," jelasnya.

Dari data MATCS, terdapat pesawat tujuan Surabaya yang harus mendarat di bandara lain. Dua di antaranya merupakan penerbangan internasional, masing-masing Tiger Airways asal Singapura dan Malaysia Airlines dari Kuala Lumpur, Malaysia.

Delapan penerbangan berasal dari bandara domestik. Masing-masing Lion Air dari Kupang, Tarakan, Lombok, dan Balikpapan, Sriwijaya Air dari Kendari, serta Citilink dari Bandung, Jakarta, dan Palangkaraya.

Sebelum bandara Juanda ditutup, tiga pesawat seharusnya dijadwalkan meninggalkan Surabaya. Namun mereka harus kembali ke apron, meski sempat menuju ke runway.

"Pesawat yang batal terbang, antara lain, Garuda Indonesia tujuan Jakarta, Lion Air tujuan Palembang, dan Lion Air tujuan Bandung," jelasnya.


(SUR)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

3 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA