Pascabencana, Pencurian Kabel Listrik Marak di Palu

ant    •    Senin, 04 Feb 2019 18:23 WIB
pencurian kabelGempa Donggala
Pascabencana, Pencurian Kabel Listrik Marak di Palu
Petugas memasang kabel listrik saat pengerjaan jaringan listrik di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (7/12/2018). Pengerjaan jaringan listrik itu guna meningkatkan pelayanan listrik PLN bagi masyarakat. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/ama.

Palu: Manajemen PLN Area Palu, Sulawesi Tengah, mengaku pencurian kabel listrik di ibu kota provinsi itu dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir ini cukup marak.

"Pascabencana alam gempa bumi, tsunami dan likuefaksi di Palu, banyak kabel listrik milik PT PLN setempat hilang digasak oknum-oknum warga yang tidak bertanggungjawab," kata Manajer PLN Area Palu, Abbas Saleh, Senin, 4 Februari 2019. 

Ia mengatakan akibat dari banyaknya kabel listrik yang dicuri, PLN mengalami kerugian sekitar Rp200 juta. Kerugian tersebut terhitung sejak empat bulan pasca bencana alam di Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong.

Menurut dia, fenomena ini perlu mendapat perhatian semua pihak, apalagi pencurian kabel listrik hanya terjadi di wilayah Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng karena bisa berdampak terhadap kontinuitas pasokan listrik. 

"Kalau kabelnya dicuri, otomatis bisa saja tiba-tiba terjadi pemadaman, meski tidak ada gangguan pada mesin pembangkit listrik," kata Abbas. 

Dia menambahkan sasaran para pencuri kabel listrik adalah gardu yang ada pada travo induk.  Semua kasus yang terjadi selama ini titik sasarannya ada kabel di gardu/travo induk yang tersebar di sejumlah wilayah permukiman masyarakat di Kota Palu.

Sebelumnya, kata dia, PLN dalam mengantisipasi sudah memasang gembok di setiap gardu/travo yang rawan, tetapi tetap mereka bisa jebol. 

"Ya saya juga heran gemboknya bisa dirusak. Mereka gunakan alat yang canggih," ujarnya.

PLN juga melibatkan masyarakat sekitarnya untuk sesekali melakukan razia, terutama pada malam hari. Selain telah melaporkan pencurian tersebut kepada pihak berwajib. "Kita berharap bisa menangkap para pelakunya," ujar Abbas.

Lebih jauh ia mengatakan semua wilayah di Sulawesi Tengah yang mengalami dampak bencana alam sehingga aliran listrik terputus, kini sudah seluruhnya kembali menikmati penerangan listrik PLN.

Ia menegaskan tidak ada lagi wilayah terdampak gempa, tsunami, dan likuefaksi di Sulawesi Tengah yang tidak menikmati penerangan listrik pada malam hari. PLN bersama-sama dengan para relawan peduli bencana alam telah berhasil memperbaiki semua tiang dan jaringan listrik yang porak-poranda akibat bencana alam tersebut.



(ALB)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA