Polisi Jebak Penjual Obat Aborsi di Bandung

Roni Halim    •    Kamis, 02 Oct 2014 16:44 WIB
Polisi Jebak Penjual Obat Aborsi di Bandung
Ilustrasi obat-obatan - Antara

Metrotvnews.com, Bandung: Polrestabes Bandung, Jawa Barat, meringkus seorang pria yang kerap menawarkan obat aborsi di dunia maya dalam setahun terakhir. Polisi juga menyita barang bukti berupa puluhan obat aborsi ilegal dan belasan kemasan jamu bersalin.

Kapolrestabes Bandung Kombespol Mashudi mengatakan, Kamis (2/10/2014), polisi menangkap KI (32) di depan sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Pasteur, kemarin. Saat itu, warga Cicendo itu tengah menunggu polisi yang menyamar sebagai konsumen.

Kepada penyidik, KI mengaku menawarkan produknya kepada remaja wanita via online. Produknya itu berdosis tinggi untuk mengugurkan kandungan. Ia juga memaparkan cara penggunaannya di situsnya.

KI menjual obat itu seharga Rp750 ribu hingga Rp800 ribu per paket. Cara pembayarannya harus tunai, tak menggunakan transfer melalui rekening bank. Tujuannya agar polisi tak mencium bisnis haramnya itu. Ia mendapat laba bersih Rp400 ribu dari penjualan produk tersebut.

Penangkapan bermula setelah polisi mendapat banyak laporan soal penemuan jasad bayi tak berdosa yang marak di Bandung. Kemudian polisi menjebak KI lalu menangkapnya.

KI kini harus mempertanggungjawabkan tindakannya itu. Ia dijerat dengan Pasal 196 juncto 197 UU RI Tahun 2009 tentang kesehatan. Ia diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.
(RRN)