'Airport Tax' Bandara Soetta Naik per Maret 2018

Farhan Dwitama    •    Rabu, 14 Feb 2018 20:52 WIB
bandara
'Airport Tax' Bandara Soetta Naik per Maret 2018
Suasana di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Foto: Medcom.id/Farhan Dwitama

Tangerang: Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC) atau yang lebih dikenal dengan istilah 'airport tax' naik Maret 2018. Harga tiket pesawat akan terkatrol.

Penyesuaian tarif PSC ini sesuai dengan terbitnya surat Menteri Perhubungan Nomor PR 303/1/1 PHB 2018 tentang PJP2U bertanggal 18 Januari 2018. Kenaikan airport tax ini bertujuan meningkatkan pelayanan Bandara Soetta.

Senior Manager Branch Communication and Legal PT Angkasa Pura II cabang Bandara Soekarno-Hatta Erwin Revianto menyebut peningkatan pelayanan fasilitas itu, seperti self-check in, timbangan bagasi untuk layanan self check-in kiosk, video contact center, vending machine, walking distance digital Information, sampai kereta layang (Skytrain).

Pelayanan Terminal 3 Soetta juga akan ditingkatkan walau sudah berkelas dunia. Terminal 3 Soetta telah dilengkapi fasilitas modern seperti baggage handling system (BHS), Flight Information Display System (FIDS) , Ground Support System (GSS), dan Visual Docking Guidance System (VDGS).

"Bandara Soekarno-Hatta juga sudah menerapkan common use check-in counter system yang juga sudah diterapkan bandara berkelas dan terbaik di dunia,” kata dia.

Kenaikan harga airport tax Terminal 3 Internasional yang sebelumnya Rp200 ribu naik jadi Rp230 ribu. Untuk domestik Terminal 3 dari Rp75 ribu menjadi Rp130 ribu,” terang Erwin.

Sedangkan Terminal 1 dari Rp50 ribu disesuaikan menjadi Rp65 ribu. “Terminal 2 domestik dari Rp60 ribu menjadi Rp85 ribu. Sedangkan Terminal 2 Internasional tidak ada penyesuaian yakni Rp150 ribu,” papar Erwin

Akan ada sejumlah fasilitas yang bakal bertambah pasca penyesuaian tarif PSC tersebut. Di antaranya ruang tunggu yang semakin luas dan nyaman, toilet yang tetap bersih, penambahan petugas customer service, serta customer service mobile di setiap terminal.

“Serta adanya peningkatan fasilitas keamanan yang tergolong canggih, dan penambahan petugas keamanan, guna menjamin keamanan yang lebih baik lagi,” bilang Erwin.


(SUR)