Aliansi Mahasiswa Papua Tuntut Pemerintah Tutup Freeport

Raiza Andini    •    Senin, 20 Mar 2017 12:40 WIB
freeport
Aliansi Mahasiswa Papua Tuntut Pemerintah Tutup Freeport
Unjuk rasa menolak keberadaan PT Freeport di tanah Papua -- MTVN/Raiza Andini

Metrotvnews.com, Denpasar: Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua dan Front Rakyat Indonesia untuk West-Papua unjuk rasa di depan kantor Konsulat Jenderal Amerika. Mereka dengan tegas menolak keberadaan PT Freeport di tanah Papua.

"Tanah kami hancur, manusia juga hancur secara perlahan. Sudah saatnya Freeport angkat kaki," teriak Gidion, orator aksi, di depan Konjen Amerika Serikat, Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Bali, Senin, 20 Maret 2017.

Gidion mengatakan, keberadaan Freeport tidak memberikan dampak signifikan terhadap masyarakat Papua. Puluhan tahun Freeport di Papua, justru menimbulkan pencemaran udara dan tanah di Bumi Cenderawasih.

(Baca: Cerita Suku Kamoro yang Alamnya Rusak Akibat Limbah Freeport)

Tidak hanya lingkungan yang tereksploitasi, nasib anak Papua juga perlahan hancur dengan adanya PT Freeport. "Kami menekan pemerintah untuk segera menutup Freeport. Kita mau bercocok tanam sangat susah, karena tanahnya sudah tercemar," tutupnya.

Aksi berlangsung singkat dan damai. Puluhan mahasiswa membubarkan diri sekira pukul 12.00 WITA, setelah menyuarakan aspirasi mereka di depan kantor Konjen Amerika Serikat yang dikawal ketat sejumlah kepolisian dan TNI.

(Baca: Freeport Disebut tak Pernah Ganti Rugi Pemakaian Tanah Adat Papua)


(NIN)

Golkar Ancam Pecat Dolly Kurnia

Golkar Ancam Pecat Dolly Kurnia

2 hours Ago

Golkar akan menerapkakan aturan partai terhadap kader yang dianggap melanggar aturan dan indisi…

BERITA LAINNYA