Warga Bali Tandatangani Deklarasi Gerakan Anti Radikalisme

Raiza Andini    •    Sabtu, 20 May 2017 15:17 WIB
nkri
Warga Bali Tandatangani Deklarasi Gerakan Anti Radikalisme
Masyarakat menandatangani spanduk bahwa seluruh warga Bali akan memperjuangkan Indonesia dari kelompok-kelompok radikal --MTVN/Raiza--

Metrotvnews.com, Denpasar: Ratusan elemen masyarakat dari berbagai agama dan ras di Bali memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh pada hari ini, Sabtu, 20 Mei 2017. Dalam Kesempatan itu mereka juga menandatangi deklarasi Gerakan Anti Radikalisme di titik nol Bali, Lingkar Catur Muka, Denpasar.

Pantauan Metrotvnews.com di lokasi, mereka menandatangi Deklarasi Gerakan Anti Radikalisme di sebuah spanduk berukuran 100 meter yang melingkari monumen Catur Muka, Denpasar. 

Penandatanganan deklarasi tersebut merupakan tanda bahwa seluruh warga Bali akan memperjuangkan Indonesia dari kelompok-kelompok radikal yang hendak memecahbelah Pancasila dan keharmonisan antar suku, ras serta agama. 

Selain melakukan penandatanganan oleh sejumlah elemen masyarakat dari Laskar Bali, Baladika, GNPI, HAMI, GP Ansor, perwakilan dari organisasi agama Khatolik, Kristen serta Budha. Mereka menyuarakan untuk mendukung pemerintah menumpas gerakan intoleran yang saat ini meresahkan masyarakat Indonesia.

"Kami secara tegas menolak khilafah dan gerakan intoleran," tegas Koordinator GRAK Nyoman Mawardika di lingkar catur muka Denpasar.

Sejumlah musisi ternama di Bali juga turut hadir dalam Deklarasi Gerakan Anti Radikalisme seperti Bobby SID, Crazy Horse, Rasta Faracetamol, Warmer, Putu Bonuz Sudiana dan lainnya. Mereka menyanyikan lagu-lagu bernadakan patriotisme dan nasionalisme. 


(ALB)