Aceh Tamiang Kondusif Pascapenyerangan Polsek Bendahara

Antara    •    Rabu, 24 Oct 2018 13:46 WIB
penyerangan
Aceh Tamiang Kondusif Pascapenyerangan Polsek Bendahara
Seorang warga mengamati bangunan Polsek Bendahara yang dibakar oleh warga di Aceh Tamiang, Aceh, Selasa (23/10/2018). ANTARA FOTO/Zamzami.

Banda Aceh: Kondisi Aceh Tamiang, khususnya wilayah hukum Polsek Bendahara sudah kondusif pascapenyerangan disertai perusakan dan pembakaran kantor polsek Bendahara.

"Kondisi di wilayah Bendahara sudah sejak kemarin kondusif setelah perusakan disertai pembakaran kantor polsek setempat," kata Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Misbahul Munauwar saat dihubungi, Rabu, 24 Oktober 2018.

Misbahul menjelaskan, masyarakat sejak Selasa, 23 Oktober menjelang magrib kemarin sudah membubarkan diri dari Mapolsek Bendahara. Aktivitas masyarakat juga sudah berlangsung normal.

Selain itu, kata Misbahul, masyarakat dengan kepolisian yang dikomandoi Kapolres Aceh Tamiang sudah gotong-royong membersihkan kantor kepolisian sektor tersebut.

Begitu juga dengan tuntutan masyarakat, khususnya keluarga korban menindak kapolsek dan anggotanya yang diduga menyalahi prosedur juga sudah ditangani seusai peraturan berlaku.

"Kapolda memberi perhatian terhadap kasus ini. Kapolda juga sudah mencopot kapolsek dari jabatannya dan memproses hukum yang bersangkutan," jelas Misbahul.

Sebelumnya masyarakat di sekitar Kantor Polsek Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, menyerang kantor polisi tersebut pada Selasa, 23 Oktober 2018, sehingga menyebabkan kerusakan serta perusakan sepeda motor yang ada di tempat tersebut.

Misbahul menjelaskan, penyerangan kantor polsek dipicu meninggalnya seorang tersangka narkoba jenis sabu-sabu beserta barang buktinya.

"Awalnya ada penangkapan tersangka sabu-sabu beserta barang buktinya pada Senin, 22 Oktober malam. Tersangka sempat menjalani pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara," beber Misbahul.


(DEN)