Pemilihan Ulang di Timor Tengah Selatan Direncanakan 20 Oktober

ant    •    Kamis, 27 Sep 2018 11:58 WIB
pilkada serentakpilkada 2018
Pemilihan Ulang di Timor Tengah Selatan Direncanakan 20 Oktober
ilustrasi Medcom.id

Kupang: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), merencanakan akan menggelar pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan Bupati-Wakil Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) pada 20 Oktober mendatang.

"Surat keputusan tentang waktu pelaksanaan pemungutan suara masih disiapkan," kata Juru Bicara KPU Provinsi NTT, Yosafat Koli, Kamis, 27 September 2018.

Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan KPU untuk menggelar PSU Pilkada TTS paling lambat 30 hari setelah putusan dibacakan.

Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan pemungutan suara ulang (PSU) di 30 dari 921 tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dalam sidang sengketa pilkada yang berlangsung Jakarta, Rabu, 26 September 2018. 

Keputusan MK itu kata dia, karena sesuai dengan hasil penghitungan hitung ulang suara di 921 TPS pada 3-8 September 2018 lalu ditemukan adanya formulir C1 dan C1 Plano di 30 TPS tidak berhologram.

Ke-30 TPS yang akan dicoblos ulang itu terdapat di 13 desa di tujuh kecamatan yakni di Amanuban Selatan, Amanatun Selatan, Batu Putih, Mollo Utara, Mollo Barat, Boking, dan Kualin.

"Kalau MK sudah memerintahkan, apapun KPU tetap melakanakan. Tidak ada tawar-tawar," katanya.

Dia mengatakan, segera menggelar rapat koordinasi dengan KPU TTS untuk memantapkan persiapan pelaksanaan PSU.  Mengenai logistik, dia mengatakan, bisa diadakan paling lambat 10 hari karena hanya untuk 30 TPS.

"Waktu 30 hari yang diberikan MK cukup. KPU akan mengoptimalkan waktu yang diberikan MK untuk menyelesaikan pemungutan suap ulang," kata Yosafat.

Pilkada Timor Tengah Selatan digugat oleh pasangan Obed Naitboho-Alex Kase. Pasangan ini mengumpulkan 67.751 suara (31,83 persen) atau selisih 737 suara (0,35 persen) dari pemenang pilkada pasangan nomor urut tiga Egusem Pienther Tahun-Army Konay yang mengumpulkan 68.488 suara (32,18 persen).



(ALB)