Tanda Peringatan untuk Keselamatan Anak di Lapangan Puputan Minim

Raiza Andini    •    Minggu, 16 Apr 2017 19:10 WIB
tata kota
Tanda Peringatan untuk Keselamatan Anak di Lapangan Puputan Minim
Salah satu tanda peringatan di Lapanan Puputan Denpasar, MTVN - Raiza Andini

Metrotvnews.com, Denpasar: Sejumlah tanda di ruang publik milik Pemerintah Kota Denpasar, Bali, dalam kondisi rusak. Kondisi itu ditemukan di Lapangan Puputan yang kerap didatangi warga, utamanya anak-anak.

Pantauan Metrotvnews, Minggu 16 April 2017, beberapa tanda informasi rusak. Belum tampak upaya perbaikan dari Dinas Penataan Umum Kota Denpasar.

Misalnya, tak ada tanda yang melarang orang tua ikut menaiki wahana bermain anak-anak. Sehingga orang tua turut menggunakan wahana itu dengan alasan mendampingi anak-anak bermain.

"Enggak ada tandanya (larangan untuk orang tua). Makanya saya ikut main saya sama anak. Banyak tanda yang rusak juga," kata Arya yang mendampingi anaknya di salah satu wahana bermain di Lapangan Puputan, Denpasar, Minggu 16 April 2017.


(Tanda-tanda di tempat bermain anak di Lapangan Puputan Denpasar, MTVN - Raiza Andini)

Arya pun meminta pemerintah untuk memperbaiki kerusakan pada tanda-tanda informasi. Sehingga orang tua dapat lebih memahami area di tempat bermain.

Sementara itu, beberapa tanda tak membuat anak-anak yang bermain di Lapangan Puputan mengerti. Misalnya Kadek Surya, 10. Ia mengaku hanya mengerti tanda yang melarang orang dewasa merokok.

"Saya tahunya cuma larangan merokok bagi orang dewasa," kata Surya.

Metrotvnews.com mencari tanda informasi untuk anak-anak di sekitar lokasi. Hanya ada rambu larangan membawa anjing, larangan merokok, membawa senjata ,dan meminum minuman keras yang diperuntukkan bagi orang dewasa.

"Di sini enggak ada informasi untuk anak-anak. Hanya pengetahuan tentang warna itupun sudah rusak," tutup Ketut Suriadi di Lapangan Puputan.


(RRN)