Kalsel Tetapkan Darurat Siaga Bencana Karhutla

Denny S    •    Minggu, 22 Apr 2018 18:31 WIB
kebakaran hutankebakaran lahan dan hutan
Kalsel Tetapkan Darurat Siaga Bencana Karhutla
Ilustrasi.Sebuah helikopter digunakan memadamkan api yang membakar hutan dan lahan. (ANT/ ASWADDY HAMID)

Banjarmasin: Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menetapkan status darurat siaga bencana kebakaran hutan dan lahan pada awal Mei 2018 mendatang. Penetapan status itu untuk mengantisipasi ancaman kebarakan hutan dan lahan. 

"Berdasarkan data BMKG wilayah Kalsel pun akan memasuki kemarau panjang sehingga langkah-langkah antisipasi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan telah kita ambil," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalsel, Wahyudin Ujud, Minggu 22 April 2018. 

Dia menuturkan, sebanyak 15 titik api telah muncul di sejumlah wilayah di Kalsel sepanjang 2018. Sementara itu, langkah yang telah diambil Pemprov Kalsel adalah menerbitkan surat edaran Gubernur Kalsel yang ditujukan kepada seluruh bupati/wali kota untuk mewaspadai dan segera mengambil langkah antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan saat memasuki musim kemarau.

Selain itu juga sudah dilaksanakan Rakor Karhutla pada akhir Maret 2018 lalu yang di hadiri sebanyak 400 personil terdiri TNI Polri, instansi, relawan, pemadam kebakaran, perusahan perkebunan dan pertambangan. Serta apel kesiapsiagaan bencana dengan dihadiri sebanyak 2.000 orang. 

"Kita juga sudah membentuk satgas dan posko karhutla dan menetapkan status siaga darurat karhutla mulai 1 Mei hingga 31 Oktober 2018," ujarnya.


(LDS)