Kapolri Minta Kapolda NTB Cek Info Pencurian Harta Korban Gempa

Dheri Agriesta    •    Kamis, 09 Aug 2018 08:03 WIB
pencuriangempa bumiGempa Lombok
Kapolri Minta Kapolda NTB Cek Info Pencurian Harta Korban Gempa
Kerusakan akibat gempa menguncang Lombok. (MI/Ramdani)

Lombok Utara: Warga Lombok Utara mulai resah, dengan kabar pencurian harta benda dari rumah yang ditinggalkan akibat gempa. Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta, jajaran polisi daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) menjemput bola untuk mengonfirmasi kabar tersebut.

Tito mengaku heran dengan kabar pencurian itu. Karena, menurut data yang diperoleh dari Polda NTB, angka pencurian menurun sejak gempa mengguncang Lombok Utara tiga hari lalu.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu menilai, bisa saja informasi pencurian itu merupakan kabar bohong yang disebar oknum tak bertanggung jawab. Atau, pencurian benar-benar terjadi tapi masyarakat tak melaporkannya ke kepolisian.

"Itu saya perintahkan Kapolda NTB segera lakukan langkah proaktif mengklarifikasi kejadian itu, bergerak menggunakan jaringan Polres dan Polsek serta Babinkamtibmas untuk mengecek informasi itu," kata Tito di Lapangan Tanjung, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Rabu, 8 Agustus 2018.

Ia meminta, Polda NTB mengungkap dan menangkap pelaku jika perampokan memang benar terjadi. Sehingga, pelaku pencurian bisa diproses hukum. 

Tito juga meminta penambahan 100 pasukan dari Brimob Mabes Polri bersenjata lengkap untuk  diperbantukan mengamankan Lombok Utara.

"Termasuk tiga gili, sekarang sudah diamankan oleh 75 orang. Jika perlu, kita akan tambah untuk mengamankan tempat-tempat yang ditinggalkan para turis itu," jelas dia.


(LDS)