Satu Jenazah Penumpang Dimonim Air Dimakamkan di Makassar

Andi Aan Pranata    •    Senin, 13 Aug 2018 15:58 WIB
pesawat jatuh
Satu Jenazah Penumpang Dimonim Air Dimakamkan di Makassar
Bollo menunjuk gambar Jamaluddin korban tewas pesawat jatuh di Papua

Makassar: Satu jenazah korban tewas pesawat Dimonim Air PK-HVQ yang jatuh di Gunung Menuk, Papua, bakal dibawa ke Makassar, Sulawesi Selatan, Senin 13 Agustus 2018 petang ini. Korban bernama Jamaluddin rencananya akan dimakamkan oleh keluarganya di kampung halaman.

Jamaluddin merupakan warga kelurahan Antang, kecamatan Manggala, Makassar. Dia termasuk dalam sembilan penumpang pesawat yang jatuh, Sabtu 11 Agustus lalu. Anak Jamaluddin bernama Jumaidi, 12 tahun, satu-satunya penumpang yang ditemukan selamat.

Kakak Jamaluddin, Bollo mengatakan, keluarga sementara mempersiapkan kedatangan jenazah. Rencananya jasad akan dimakamkan di pekuburan tak jauh dari rumah.

“Katanya (jenazah) sudah dimandikan, sudah bersih. Tinggal mau dimakamkan di sini,” kata Bollo kepada wartawan di Makassar.

Bollo menceritakan, dia mendapat kabar tentang kecelakaan pesawat pada hari kejadian Sabtu lalu. Pesawat Dimonim Air saat itu terbang dari bandara Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel menuju bandara Oksibil, kabupaten Pegunungan Bintang.

Sebelum kejadian, Bollo sempat ditelepon sang adik. Tepatnya pukul sepuluh pagi. Jamaluddin menanyakan kabar keluarga di Makassar dan mengungkap rencananya menempuh perjalanan udara ke Pegunungan Bintang.

Dia bilang mau berangkat, saya minta hati-hati dan jaga anaknya. Dia sempat tanyakan kesehatan saya, diingatkan supaya tidak memaksakan kerja karena sudah tua,” Bollo mengenang.

Jamaluddin, semasa hidup lebih banyak berdomisili di Tanah Merah. Istrinya berjualan di salah satu SMA. Saat kecelakaan, dia berencana bekerja di salah satu proyek di Kabupaten Bintang. Dia membawa serta anak bungsunya, karena sekaligus akan bersilaturahmi dengan saudara.

Keluarga korban di Makassar saat ini juga terus memantau kondisi Jumaidi, anak Jamaluddin yang selamat. Bollo mengaku tak menyangka bocah itu masih bisa selamat dalam kecelakaan pesawat.

“Anaknya (Jumaidi) sekarang dirawat di rumah sakit di sana. Ada keluarga yang menjaga. Alhamdulillah dia cepat ketemu,” kata Bollo.


(ALB)