8 ASN Pemkab Bolaang Mongondow Timur Segera Dipecat

Mulyadi Pontororing    •    Senin, 21 Aug 2017 14:53 WIB
pns
8 ASN Pemkab Bolaang Mongondow Timur Segera Dipecat
Ilustrasi -- ANT/Rudi Mulya

Metrotvnews.com, Manado: Sebanyak delapan Aparatur Sipil Negera (ASN) di Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur bakal dipecat. Pemecatan dilakukan lantaran kedelapan ASN tersebut tercatat sebagai mantan narapidana dalam berbagai kasus.

Bupati Bolaang Mongondow Timur Sehan Landjar mengatakan, pihaknya telah beberapa kali menerima surat dari Komisi Aparatur Sipil Negera (KASN) untuk segera memecat delapan ASN tersebut. "Sudah sembilan kali saya menerima surat dari KASN. Saya sudah berupaya mempertahankan. Tapi, kalau tidak kita jalankan perintah KASN, konsekuensinya daerah yang akan menerima sanksi," kata dia di Tutuyan, Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, Senin 21 Agustus 2017.

Menurut Sehan, pemecatan tidak dengan hormat terhadap para ASN tersebut sesuai Pasal 87 ayat 4 poin b Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. Selain itu, juga Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Boltim Robby Mamonto menambahkan, pihaknya juga mendapat surat dari KASN soal permintaan pemecatan tidak dengan hormat terhadap delapan ASN. "Semua kabupaten dan kota mendapat surat sama," ujar dia.

ASN Bolaang Mongondow Timur yang akan dipecat, yaitu SU, SM dan JG yang tersangkut korupsi dana makan dan minum DPRD Bolaang Mongondow Timur tahun anggaran 2011. Selanjutnya, HD yang tersangkut kasus korupsi dana Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Kabupaten Bolaang Mongondow tahun anggaran 2012.

Kemudian, MP dan IL yang terlibat kasus Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Bolaang Mongondow Timur pada 2010. Berikutnya, DL yang terlibat kasus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bolaang Mongondow Timur pada 2010. Terakhir, MM yang terjerat kasus Plaza Limboto, Gorontalo.


(NIN)