Keluarga Ikhlaskan Kepergian Diana Simatupang

Farhan Dwitama    •    Minggu, 23 Apr 2017 19:25 WIB
kecelakaan lalulintas
Keluarga Ikhlaskan Kepergian Diana Simatupang
Suasana Rumah Diana, di Perumahan Griya Serpong Asri, Blok BA Rt 01/08, Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Diana merupakan satu dari 4 korban meninggal kecelakaan di Jalur Puncak, Kabupaten Tangerang, Minggu 23 April 2017. MTVN/Farhan D

Metrotvnews.com, Tangerang: Duka merundung keluarga Anderson Simatupang dan Kamisa Fitria. Anak bungsu pasangan suami istri ini menjadi korban dalam kecelakaan di Jalan Raya Puncak kemarin.

Anderson tak menyangka anak bungsunya, Diana Simatupang, 24, menjadi korban meninggal akibat kecelakaan nahas itu. Saat ditemui di kediamannya, Anderson terlihat terpukul akibat kepergian Diana.

Anderson tak pernah mendapatkan firasat atas peristiwa ini. Diana, kata dia, berpamitan untuk pergi ke daerah wisata puncak, Bogor, bersama sang kekasih.

"Ke puncak ada acara kantornya, dia boncengan," kata Anderson saat ditemui di Perumahan Griya Serpon Asri, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Minggu 23 April 2017.

Namun, Anderson mengaku sempat melarang Diana pergi. Karena, Diana mengeluh sakit perut beberapa waktu sebelum berangkat.

"Kami sempat larang, karena sebelumnya dia ngeluh sakit perut," bilang Anderson. 

Hubungan Diana dan sang kekasih pun terbilang serius. Pasangan muda-mudi itu hendak melangsungkan acara lamaran bulan depan. 

"Rencananya Mei besok pacarnya akan melamar Diana, tapi takdir berkata lain," ucap Anderson. 

Anderson pun tabah. Bapak empat anak itu mengaku ikhlas atas kepergian putri bungsunya ini. "Ini takdir, kami keluarga ikhlas menerima ini semua," ucap dia.

Kecelakaan maut beruntun di turunan Selarong, Puncak, Kabupaten Bogor melibatkan 13 kendaraan, menewaskan empat korban. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan diduga disebabkan Bus PO HS Transport bernopol  AG-7057-UR yang mengalami rem blong. 

Empat orang tewas, tiga luka berat, dan tiga luka ringan dalam kecelakaan itu. Kini, tinggal dua korban yang masih dirawat di RSUD Ciawi. Mereka adalah Syaiful Bahri, 33, warga Menteng Atas Selatan, Jakarta Selatan; dan Hasanudin warga Gebang Rata, Kota Tangerang, Banten. Sedangkan semua jenazah telah diambil keluarga korban.



(DRI)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA