Pilgub NTT 2018

Gerindra dan PAN Berkoalisi di Pilgub NTT

Palce Amalo    •    Jumat, 16 Jun 2017 16:14 WIB
pilkada 2018
Gerindra dan PAN Berkoalisi di Pilgub NTT
Partai Gerindra, Metrotvnews - Rakhmat

Metrotvnews.com, Kupang: Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) berkoalisi dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Nusa Tenggara Timur (NTT) 2018. Kedua partai pun sepakat mengusung pasangan Esthon Foenay-Chris Rotok dalam Pilgub 2018.

Sekretaris DPD Partai Gerindra NTT Gabriel Beri Bina mengatakan kesepakatan koalisi hampir final. Namun Gerindra telah menyerahkan dokumen koalisi ke PAN NTT.

Esthon merupakan Ketua DPD Gerindra NTT. Sementara Chris merupakan mantan Bupati Manggarai yang merupakan kader PAN.

Gabriel menyebutkan kesuksesan koalisi Gerindra dan PAN di NTT berawal pada pilkada serentak 2016. Koalisi dua partai memenangkan pilkada di tiga kabupaten. Lalu pada pilkada serentak 2017, koalisi kembali menang di Kota Kupang dan Flores Timur.

"Kemenangan itu menjadi modal untuk pilkada serentak ketiga," kata Gabriel.

Gabriel mengatakan kesuksesan itu mencerminkan kecocokan struktur dan emosional antarkader di dua partai. Ia pun menyampaikan hal tersebut ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

"Kami juga sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat," ujarnya.

Dengan kepastian itu, Gerindra pun tak akan membuka pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur. Sebaliknya, Gerindra mengajukan lamaran agar partai politik lain satu suara untuk mengusung Esthon Foenay-Chris Rotok.

Sementara itu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN NTT telah menerima pendaftaran enam bakal calon gubernur termasuk pasangan Esthon Foenay-Chris Rotok. Seluruh berkas bakal calon gubernur telah disampaikan kepada DPP PAN untuk diteliti karena penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung PAN dilakukan oleh DPP partai berlambang matahari tersebut.


(RRN)