KPU Minta Dimyati Jelaskan Pengunduran Diri dari Pilgub Banten

Batur Parisi    •    Selasa, 20 Sep 2016 20:04 WIB
pilkada
KPU Minta Dimyati Jelaskan Pengunduran Diri dari Pilgub Banten
KPU Banten saat melakukan pemantapan persiapan pelayan pendaftaran bakal pasangan calon dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, MTVN - Batur

Metrotvnews.com, Serang: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten memanggil pasangan calon dari jalur perorangan yakni Ahmad Dimiyati-Yemellia. KPU meminta mereka menjelaskan pengunduran diri dari bursa Pemilihan Gubernur Banten.

Sedianya, KPU menjadwalkan pertemuan dengan Dimyati-Yemellia pada Selasa sore 20 September. Waktu berlalu, hingga berita ini dimuat, Dimyati dan pasangannya itu tak muncul di kantor yang berlokasi di Jalan Syekh Muhammad Nawawi Al Bantani, Kota Serang itu.

"Kami memanggil keduanya untuk menjelaskan soal surat pengunduran diri yang diterima KPU," kata Agus di ruang kerjanya, Selasa (20/9/2016).

Pada 13 September, Nurjanah, Leader official (LO) Dimyati-Yemelia, menyerahkan langsung surat tersebut ke KPU Banten. Surat itu menegaskan Dimyati-Yemelia mundur dari Pilgub.

Baca: KPU akan Rapatkan Pengunduran Dimyati dari Bursa Pilgub Banten

Bila surat itu benar, kata Agus, KPU tak akan memberikan sanksi pada Dimyati-Yemellia. Sebab, proses Pilgub Banten belum memasuki tahap penetapan calon. 

Sikap Dimyati bertentangan dengan pernyataannya pada Juni 2016. Saat itu, Dimyati menyatakan akan mundur dari keanggotaannya sebagai politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia menegaskan akan meramaikan bursa Pilgub Banten melalui jalur independen.

Baca: Politikus Dimyati Ramaikan Bursa Pilgub Banten dari Jalur Independen 

Dimyati mengaku mantap melaju melalui jalur perseorangan atau independen di Pilgub Banten 2017. Ia beralasan pilihannya itu lantaran dorongan dari berbagai pihak. 

Video Dimyati mengundurkan diri dari Pilgub Banten:




(RRN)

Hadapi Lawan Berat, Ahok Mulai <i>Santun</i>

Hadapi Lawan Berat, Ahok Mulai Santun

1 hour Ago

Perubahan komunikasi Ahok bisa jadi karena campur tangan dan kesepakatann dengan PDI Perjuangan…

BERITA LAINNYA
Video /