Pemerataan jadi Tantangan Sulsel

Andi Aan Pranata    •    Senin, 20 Mar 2017 18:41 WIB
musrenbangnas
Pemerataan jadi Tantangan Sulsel
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (tengah) dan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (kiri) saat membuka Musrenbang di Makassar, Senin, 20 Maret 2017. (Metrotvnews.com/Andi Aan Pranata)

Metrotvnews.com, Makassar: Pemerintah berkomitmen berfokus pembangunan infrastruktur pada tahun anggaran 2018. Khusus di Sulawesi Selatan, pemerintah menjadikan delapan proyek sebagai prioritas dalam skala nasional.

Proyek infrastruktur tersebut antara lain, pembangunan jaringan Kereta Api Trans Sulawesi, pelebaran jalan kabupaten Maros, penyelesaian Bypass Mamminasata, dan Underpass Simpang Lima Bandara Sultan Hasanuddin.

Lalu, pembangunan jalan lingkar Tana Toraja, peningkatan jalan poros Bantaeng-Bulukumba, serta pembangunan Bandara Buntu Kuni di Tana Toraja. Tidak disebutkan berapa nilai total proyek.

Staf Ahli Bidang Pemerataan dan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Taufik Hanafi menyebut Sulsel memegang peranan penting dalam peta nasional. Pembangunan proyek infrastruktur daerah di wilayah tersebut berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi secara nasional.

"Provinsi Sulsel sejauh ini telah mengalami kemajuan pesat, mulai dari sektor pembangunan SDM hingga pertumbuhan ekonomi. Penyediaan infrastuktur penunjang bakal menjaga lagi pertumbuhan ekonomi tetap stabil di masa depan," kata Taufik pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi Sulsel di Makassar, Senin 20 Maret 2017.

Taufik menyebutkan sejumlah prestasi Sulsel dalam beberapa tahun terakhir. Di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga pertumbuhan ekonomi yang mencapai 8,3 persen. Hanya saja, di samping itu, sejumlah tantangan tetap mesti diwaspadai.

"Seperti disparitas dan pemerataan. Pada IPM misalnya. Kota Makassar jauh di atas nasional, tapi kondisi berbalik pada sejumlah kabupaten lain di Sulsel," ujar Taufik.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dalam sambutannya saat membuka Musrenbang juga memuji provinsi Sulsel di bawah kendali Gubernur Syahrul Yasin Limpo dan wakilnya Agus Arifin Nu'mang. Tjahjo berharap berbagai prestasi dapat dipertahankan hingga berakhirnya masa jabatan, tahun depan.

"Ingat janji politik apa saja yang sudah ditargetkan. Pastikan dengan perencanaan yang baik di tahun 2018. Proyek yang mangkrak dan belum selesai harus diselesaikan secepatnya," kata Tjahjo.


(SAN)

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

9 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan internal terhadap tujuh orang penyidi…

BERITA LAINNYA