Gubernur Sulsel Ikut Berduka untuk Korban Penyerangan Nduga

Andi Aan Pranata    •    Kamis, 06 Dec 2018 14:44 WIB
Pembunuhan Puluhan Pekerja di Papua
Gubernur Sulsel Ikut Berduka untuk Korban Penyerangan Nduga
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Makassar: Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah turut buka suara atas kejadian penyerangan kelompok bersenjata di Nduga, Papua. Dalam peristiwa tersebut, sebagian korban tewas disebut sebagai pekerja PT Istaka Karya yang berasal dari Sulsel.

"Kami turut berbela sungkawa dan duka mendalam atas musibah yang terjadi di Papua. Ke depan kita harus berhati-hati lagi supaya korban tidak bertambah," kata Nurdin di Makassar, Kamis 6 Desember 2018.

Baca: TNI-Polri Kuasai Lokasi Penembakan di Nduga

Gubernur menyatakan Pemerintah Provinsi Sulsel bakal turun tangan dalam penanganan warganya yang menjadi korban. Terutama dalam pemulangan jenazah kepada keluarga, atau pengobatan bagi yang selamat dan terluka.

Menurut data PT Istaka Karya, 28 orang pekerja berada di lokasi pengerjaan jembatan kawasan Yigil, distrik Yall, Nduga, saat terjadi penyerangan. Diperkirakan 18 orang meninggal. Di antara mereka terdapat 15 warga Sulsel.

Baca: Pembangunan Jembatan di Nduga Dilanjutkan

Sebanyak sebelas korban disebut berasal dari Toraja, dan bermukim di Wamena, Papua. Tiga lainnya dari Makassar, dan satu dari Gowa. Namun Gubernur mengaku belum menerima laporan lengkap soal itu.

"Kita lagi menunggu data pasti saudara-saudara kita yang meningga dan luka-luka. InsyaAllah Pemprov akan hadir untuk mereka," kata Nurdin.



(ALB)