Jalur Penerbangan Militer Dipakai Mudik

Andi Aan Pranata    •    Sabtu, 17 Jun 2017 17:23 WIB
mudik lebaran 2017
Jalur Penerbangan Militer Dipakai Mudik
Menhub Budi Karya Sumadi (kiri berkacamata) saat meninjau kesiapan angkutan lebaran di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. (Metrotvnews.com/Aan Pranata)

Metrotvnews.com, Makassar: Pemerintah mengantisipasi tingginya lalu lintas penerbangan domestik selama masa mudik Lebaran, dengan mengaktifkan jalur penerbangan khusus militer untuk pesawat umum. Jalur ini melintasi langit di sepanjang kawasan selatan pulau Jawa.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, penggunaan jalur khusus militer tersebut merupakan hasil kesepakatan dengan TNI Angkatan Udara. Pada praktiknya, pesawat umum bisa menggunakannya jika sewaktu-waktu terjadi penumpukan pada jalur reguler.

"Sudah dibuka. Sudah dapat persetujuan. Sekarang tinggal penentuan lintasannya," kata Budi saat berkunjung ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 17 Juni 2017.

Penentuan lintasan di jalur selatan bakal ditangani Perusahaan Umum Lembaga Navigasi Penerbangan Indonesia atau yang lebih dikenal AirNav Indonesia. Meski pengoperasian jalur ini baru pertama kali, dipastikan tidak akan mengganggu kepentingan militer dan pertahanan negara.

"Kita sudah lokalisir untuk penerbangan yang ada. Tidak akan ada overlapping," ujar Budi.

Direktur Utama AirNav Indonesia, Novie Riyanto, menyatakan pembukaan jalur selatan merupakan upaya pihaknya bersama pemangku kepentingan dalam menciptakan kelancaran penerbangan, khusus selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

Tidak hanya mempersiapkan fasilitas peralatan dan SDM, terobosan-terobosan juga diperlukan menghadapi musim mudik Lebaran dengan trafik penerbangan yang sangat tinggi.

"Dari sisi fasilitas komunikasi dan navigasi serta surveilance berupa radar sudah siap," kata Novie.

Pembukaan jalur selatan akan sangat membantu lalu-lintas penerbangan yang sudah terlampau padat di Pulau Jawa. Keberadaan jalur selatan tersebut membuat penerbangan dari Jakarta ke Surabaya atau Bali tidak lagi menumpuk di jalur utara.

Menurut Novie, pemakaian jalur selatan pun diproyeksikan akan dipermanenkan. Namun, kebijakan tersebut tentunya harus mendapatkan persetujuan dari TNI AU. Terlebih, penerbangan via jalur selatan memang milik TNI AU.

"Dengan catatan tatkala TNI tidak menggunakannya barulah kita bisa gunakan," kata dia.


(SAN)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

14 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA