PAD Turun, Banggar DPRD Sulut Salahkan Bank Daerah

Mulyadi Pontororing    •    Rabu, 09 Aug 2017 17:15 WIB
dprd
PAD Turun, Banggar DPRD Sulut Salahkan Bank Daerah
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Manado: Pendapatan Asli daerah (PAD) Sulawesi Utara 2017 mengalami penurunan. Penurunan PAD diduga disebabkan adanya penurunan pembagian laba atau dividen yang diperoleh Bank SulutGo karena tidak tercapainya target deviden.

"Ada yang salah dengan Bank SulutGo. Padahal, Pemprov Sulut adalah pemegang saham utama di bank tersebut. Pemasukan bank yang tidak sesuai target tentu berdampak pada kebijakan, termasuk pada pemotongan anggaran di SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah)," kata anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Utara Edison Masengi di Manado, Rabu 9 Agustus 2017.

Edison meminta Pemprov Sulut segera memanggil pihak Bank SulutGo untuk bicara terbuka terkait masalah yang dihadapi. Sehingga, bica dicari solusinya.

"Katanya BSG (sebutan Bank SulutGo) makin maju, ternyata seperti ini," sindirnya.

Menurut Edison, seharusnya Bank SulutGo mampu mencapai target Rp55 miliar. Namun, target yang tercapai hanya Rp33 miliar.

"Selisih Rp22 miliar bukan kecil, dan angka-angka yang terpajang bukan karangan. Ini semua hasil perhitungan Pemprov Sulut. Atau jangan-jangan komisaris ada jabatan baru agar mereka mendapatkan selisih itu," tuding Edison.

Di lokasi yang sama, anggota Banggar DPRD Sulut lainnya, Amir Liputo, meminta Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengambil langkah tegas. Direksi Bank SulutGo juga harus segera dievaluasi.

Amir mengatakan, tanggung jawab yang telah diberikan ke pihak bank untuk memperoleh keuntungan tidak berjalan semestinya. "Ini harus diteliti lebih dalam. Gubernur harus segera melakukan evaluasi terhadap direksinya," pungkasnya.


(NIN)