Dua Korban Tewas Ambruknya Tol Manado-Bitung Sudah Dievakuasi

Mulyadi Pontororing    •    Rabu, 18 Apr 2018 08:49 WIB
longsorkecelakaan kerja
Dua Korban Tewas Ambruknya Tol Manado-Bitung Sudah Dievakuasi
Proses evakuasi korban yang tertimbun longsoran material bangunan tol Manado-Bitung, Sulut pada Selasa, 17 April 2018. (Foto: Istimewa).

Manado: Proses evakuasi terhadap korban tertimbun longsoran bangunan proyek tol Manado-Bitung akhirnya selesai setelah tim penyelamat gabungan menemukan korban terakhir bernama Dadi asal Bandung.

Dadi ditemukan tim evakuasi dalam kondisi sudah meninggal dunia pada Rabu, 18 April 2018, sekira pukul 02.30 WITA dini hari. Pada peristiwa ini dua orang korban dinyatakan meninggal. Keduanya atas nama Dadi asal Bandung dan Sugeng asal Blitar yang sudah lebih dulu ditemukan pada Senin, 17 April 2018 malam.

"Sesuai laporan hanya tiga orang yang tertimbun longsor. Satu sudah ditemukan dengan selamat sejak Senin sore. Yang kedua dan yang ketiga juga sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Manado M. Arifin di lokasi Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Minut, Sulawesi Utara, dini hari tadi.

Arifin menjelaskan, pencarian yang memakan waktu yang cukup lama lantaran posisi korban yang berada cukup dalam dan terjepit di bawah reruntuhan sehingga menyulitlan tim untuk mengevakuasi korban.

"Akses untuk masuk dan kondisi korban yang terjepit. Jadi kami harus memotong kayu dan besi. Material itu dipotong sedikit demi sedikit sehingga tidak terjadi lagi runtuhan," jelas Arifin.

Dengan ditemukan korban ketiga ini, lanjut Arifin, proses evakuasi terhadap para korban runtuhan tol pun ditutup.

Proses evakuasi korban tertimbun longsoran material proyek tol Manado-Bitung, di Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Minut, Sulawesi Utara yang berlangsing sejal Senin kemarin hingga Rabu, 18 April 2018, dini hari tadi.


(DEN)