Istri Bos ABU Tours Kendalikan Dana Setoran Jemaah

Andi Aan Pranata    •    Rabu, 11 Jul 2018 14:36 WIB
penipuanibadah umrah
Istri Bos ABU Tours Kendalikan Dana Setoran Jemaah
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani

Makassar: Penyidik Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, sejak Selasa 10 Juli, menetapkan Nursyahriah Mansyur sebagai tersangka kasus penggelapan dan pencucian uang jemaah umrah. Ria sapaan Nursyahriah merupakan istri bos ABU Tours Hamzah Mamba yang menjabat salah satu komisaris perusahaan yang berpusat di Makassar.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani mengatakan, sebagai komisaris, Sari mengetahui aliran dana perusahaan ABU Tours. Terutama yang berasal dari setoran jemaah dari 15 provinsi se-Indonesia.

“Sebagai komisaris, tersangka bertugas mengendalikan lalu lintas keuangan untuk pembayaran-pembayaran pada PT ABU Tours,” kata Dicky pada konferensi pers di Markas Polda Sulsel jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Rabu 11 Juli 2018.

Baca: Istri Bos ABU Tours Turut Ditahan

Dicky tidak menyebutkan kemana saja aliran dana setoran jemaah ABU Tours. Namun sebagian di antaranya dipastikan digunakan untuk kepentingan pribadi, sehingga puluhan ribu jemaah terlantar dan gagal umrah.

“Dia tahu alur keuangan dan ikut menikmati uang yang seharusnya disalurkan untuk kepentingan jemaah,” kata Dicky.


Nursyahriah Mansyur. Istimewa

Sejauh ini penyidik Polda Sulsel menetapkan tersangka kasus ABU Tours. Selain Nursyahriah dan Hamzah Mamba, tersangka lain masing-masing komisaris bernama Chaeruddin dan mantan direktur keuangan Muhammad Kasim.

Penyidik menduga para tersangka saling tahu dalam memanfaatkan dana jemaah umrah untuk kepentingan pribadi. Dicky mencontohkan Chaeruddin yang mendapatkan bonus dari Hamzah Mamba berupa rumah tinggal, mobil, dan ongkos haji dan umrah bersama keluarga.

“Hasil penyelidikan, mereka mengambil uang dari rekening pusat ABU Tours yang seharusnya untuk kepentingan jemaah,” Dicky menambahkan.

Kasus ABU Tours mengorbankan jemaah asal 15 provinsi, yang menurut polisi berjumlah di atas 86 ribu orang. Jemaah disebut telah menyetorkan uang senilai total di atas Rp1 triliun.




(ALB)

Aset Novanto Terancam Disita KPK

Aset Novanto Terancam Disita KPK

10 hours Ago

Penyitaan dilakukan untuk membayar sisa uang pengganti kerugian negara atas korupsi KTP-el, yan…

BERITA LAINNYA