USAID Tingkatkan Akses WASH Warga Kurang Mampu

Hendrik Simorangkir    •    Selasa, 27 Nov 2018 17:37 WIB
lingkungan hidup
USAID Tingkatkan Akses WASH Warga Kurang Mampu
United States Agency for International Development (USAID) bersama pemerintah Indonesia berupaya menyediakan air perpipaan untuk penduduk Indonesia.

Tangerang: United States Agency for International Development (USAID) bersama pemerintah Indonesia berupaya menyediakan air perpipaan untuk penduduk Indonesia. Upaya tersebut dirasakan lantaran dampak layanan air minum, sanitasi dan perilaku hygiene (WASH) yang buruk dirasakan terutama oleh masyarakat kurang mampu.

USAID Senior WASH Program Specialist Trigeany Linggoatmodjo mengatakan, akses air yang aman untuk minum, memasak dan kegiatan sehari-hari seperti mandi dan cuci sangat diperlukan bagi kesehatan dan kesejahteraan. 

Dimana, lanjutnya, sebagai salah satu syarat untuk menciptakan masyarakat yang sehat, akses air minum dan sanitasi merupakan hal utama yang diperlukan untuk mengurangi angka penyakit dan mencapai keamanan dan kemakmuran ekonomi. 

"Oleh karena itu, investasi di sektor WASH akan menghasilkan Indonesia yang lebih kuat dan stabil," kata Trigeany di Balai Desa Kayu Bongkok, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Selasa, 27 November 2018. 

Tri menjelaskan, melalui proyek lima tahun USAID Indonesia Urban Water, Sanitation and Hygiene, Penyehatan Lingkungan untuk semua (IUWASH Plus) dengan pendanaan sebesar 39,6 juta dolar, akan membangun kapasitas untuk mengurangi hambatan dalam layanan WASH yang aman. 

"Kami bekerja sama dengan instansi pemerintah untuk menguatkan ekosistem WASH secara keseluruhan di daerah perkotaan Indonesia. Proyek ini fokus pada penguatan penyedia layanan air minum dan sanitasi untuk memastikan akses yang lebih baik dan mengurangi ancaman penyakit yang ditularkan melalui air," jelas Tri.

Tri menambahkan, pihaknya akan mendorong inovasi WASH yang berkelanjutan dengan melibatkan berbagai mitra di semua tingkat dan menguatkan hubungan antara perusahaan penyedia layanan dan masyarakat untuk menjaga cakupan dan memastikan penyediaan layanan yang efektif. 

"Program ini untuk meningkatkan layanan rumah tangga, seperti ketersediaan air perpipaan dan toilet yang dilengkapi tangki septik di rumah. Di tingkat daerah, kami membantu pemerintah daerah mengelola lumpur tinja. Di tingkat nasional, kami menguatkan kapasitas pemerintah Indonesia dengan membentuk forum dan kelompok kerja, untuk mengordinasi layanan WASH yang lebih baik," paparnya. 


(ALB)