Pemkot Tangsel Dinilai Lemah Berikan Sanksi

Farhan Dwitama    •    Rabu, 12 Apr 2017 11:49 WIB
media sosial
Pemkot Tangsel Dinilai Lemah Berikan Sanksi
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tangerang Selatan Kemal Mustapa -- MTVN/Farhan Dwitama

Metrotvnews.com, Tangerang: Pemerintah Kota Tangerang Selatan rupanya tidak benar-benar serius menjatuhkan sanksi terhadap Kemal Mustapa, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengunggah video curhatnya ke laman Youtube. Ancamana sanksi non-job hingga pidana tak ada satu pun yang dijatuhkan pada Kemal.

"Ini sudah diproses, tenang aja," kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangsel Apendi, Rabu, 12 April 2017.

Apendi menjelaskan, ada tahapan yang harus dilakukan untuk memberikan pembinaan terhadap setiap ASN yang bermasalah. "Nanti tim yang laporan kepada pimpinan," terang dia.

Terpisah, Kemal justru merasa tidak yakin dengan ancaman pemkot terhadapnya. Dia menuding pemkot hanya emosi sesaat hingga melontarkan ancaman itu.

"Kalau mau dilaporkan, silahkan saja, enggak ada masalah. Indonesia merdeka kok," cetus Kemal.

(Baca: Kemal: Selama Ini Saya Tidak Pernah Didengar)

Kemal bersikukuh, penyampaian pendapat melalui laman Youtube sebagai sarana kebuntuan komunikasinya dengan jajaran pimpinan di Pemkot Tangsel. Ia pun memastikan siap bertanggungjawab dengan seluruh isi video yang diunggahnya itu.

"Tidak mungkin saya asal bicara, coba tanyakan ke orang-orang yang saya sebut di video itu," ucapnya.

Sebelumnya, Kemal mengunggah video di Youtube berdurasi 7.24 menit yang berisi curahan hatinya terkait tata kelola Pemkot Tangsel dalam penempatan pejabat dan dugaan berbagai penyimpangan.

(Baca: Surat Terbuka ASN Pemkot Tangsel untuk Presiden)

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Banyamin Davnie membantah tudingan Kemal terkait adanya dugaan penyimpangan mutasi, promosi, dan penempatan pejabat di Pemkot Tangsel. Tudingan yang disampaikan Kemal melalui Youtube disebutnya sebagai fitnah dan tidak berdasar.

Bahkan, belakangan Pemkot Tangsel mengancam memberikan sanksi tegas kepada Kemal karena dianggap telah menyebarkan fitnah melalui video yang diunggahnya di Youtube.


(NIN)