12 Parpol Lolos Verifikasi Faktual di Kaltim

ant    •    Selasa, 06 Feb 2018 23:08 WIB
pemilu serentak 2019
12 Parpol Lolos Verifikasi Faktual di Kaltim
Ilustrasi pilkada, Medcom.id - M Rizal

Samarinda: Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Timur menyatakan sebanyak 12 partai politik lolos verifikasi faktual, sebagai calon peserta Pemelihan Umum 2019. 

Komisioner KPU Provinsi Kaltim Rudiansyah menyebut dari 12 parpol yang dinyatakan lolos, tujuh di antaranya telah lolos verifikasi faktual tahap awal yakni Partai Persatuan Pembangunan, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Demokrat, Partai Hanura, Partai Amanat Nasional,
Partai Golkar, dan Partai Nasdem.

Sedangkan lima parpol lainnya lolos setelah melakukan perbaikan yakni Partai Bulan Bintang, Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, dan PKPI. 

"Kami telah melaporkan hasil verifikasi tingkat provinsi ini ke KPU Pusat dan penentuan kelolosan partai politik ini secara nasional menjadi kewenangan KPU Pusat," jelas Rudiansyah, di Samarinda, Selasa 6 Februari 2018. 

Dia mengatakan, verifikasi faktual tingkat Provinsi tak serumit di Kabupaten dan Kota karena item yang diverifikasi lebih banyak dan menyangkut keorganisasian parpol hingga tingkat bawah. 

"Makanya verifikasi di Kabupaten/Kota juga masih berlangsung dan masih tahapan perbaikan berkas," jelasnya.

Sementara itu, kesalahan yang kerap dilakukan pada verifikasi faktual tingkat Provinsi ialah saat memasukan data sistem informasi partai politik. 

"Itu bukan kesalahan yang serius," tambahnya. 

Tapi, Rudi menegaskan, parpol yang lolos verifikasi di tingakt Provinsi tak jadi jaminan bakal lolos ditingkat nasional. Verifikasi faktual di tingkat Provinsi, kata Rudi, adalah salah satu tahapan partai politik pada ajang Pemilu 2019 mendatang. 

"Kalau untuk persyaratan secara nasional, kelolosan partai politik harus 100 persen di tingkat Provinsi, 75 persen di Kabupaten/Kota dan 50 persen di tingkat kecamatan. Jadi, kalau ada partai politik lolos di daerah tertentu belum bisa menjadi jaminan akan lolos secara nasional," beber Rudi.



(LDS)