RI Perlu Persetujuan Arab Saudi untuk Pakai Kuota Haji Negara Lain

Sonya Michaella    •    Selasa, 04 Oct 2016 20:07 WIB
haji 2016
RI Perlu Persetujuan Arab Saudi untuk Pakai Kuota Haji Negara Lain
Menlu Retno Marsudi. Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 106 jamaah haji asal Indonesia yang berangkat melalui Filipina terpaksa harus kembali dari Arab Saudi.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menegaskan 106 jamaah haji tersebut sudah berada di KBRI Manila di Filipina.

"Jumlahnya 106 dari Arab Saudi yang berangkat dari Filipina. Prosesnya sampai 10 Oktober. Tadi saya sudah komunikasi dengan KBRI Manila, mereka sudah di sana," kata Menlu Retno di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (4/10/2016).

Kini Kemenlu tengah menunggu proses clearance sambil menyiapkan surat perjalanan. Retno juga menanggapi perihal wacana Indonesia akan mengambil kuota haji dari negara lain.

"Dari Jepang dan Singapura, kita harus bicarakan dulu dengan Pemerintah Arab Saudi. Saya sudah bicara dengan Menlu Saudi waktu G20 kemarin," ujar mantan Duta Besar RI untuk Belanda ini.

Saat ini Pemerintah Indonesia masih menunggu respons Arab Saudi. Jika diperbolehkan, Indonesia akan mendekati negara-negara yang sepakat memberikan kuota yang tak terpakai untuk Indonesia.

"Kita harus mendata kuota mereka dulu, rata-rata setiap tahunnya. Intinya kalau sudah dapat persetujuan Arab Saudi, baru kita dekati mereka," kata dia.

Dia menegaskan, penggunaan kuota haji dari negara lain sudah dalam pembicaraan yang cukup serius.

 


(MBM)

Di Balik

Di Balik "Nuwun Sewu" Ahok kepada Anies

23 minutes Ago

Salam berbahasa Jawa ini merupakan idiom yang bisa berarti "permisi' atau "maaf&q…

BERITA LAINNYA