KPK Ingin DPR Bersinergi Atasi Korupsi di Parpol

Whisnu Mardiansyah    •    Selasa, 13 Feb 2018 02:11 WIB
kasus korupsi
KPK Ingin DPR Bersinergi Atasi Korupsi di Parpol
Ketua KPK Agus Rahardjo--MI/ROMMY PUJIANTO

Jakarta: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo memita, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersinergi mengatasi permasalahan korupsi di tubuh partai politik. Hal itu dilakukan demi memperbaiki indeks persepi korupsi (IPK) Indonesia. 

"Kalau sentuh IPK ada yang perlu diperbaiki. Pertama adalah korupsi politik," kata Agus saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI, Senin, 12 Februari 2018. 

Menurut Agus, lembaganya berharap sinergi dengan DPR dapat terus ditingkatkan kedepannya. Agus mengatakan, ada empat elemen penting yang mesti diperbaiki ke depan.

Dari hasil diskusi antara KPK dengan DPR, setiap kader harus menjunjung tinggi kode etik partai. Sehingga potensi terjadinya penyimpangan bisa diminimalisasi.

Baca: e-LHKPN Diharap Tingkatkan Kesadaran Legislator

Kedua, lanjut Agus, partai politik harus bisa mengoptimalkan kaderisasi secara terbuka. Kemudian, partai politik diminta untuk tidak asal-asalan dalam merekrut pejabat publik.

"Keempat, sumber pendanaan partai diharapkan makin akuntabel dan transparan," ujarnya.

Agus menuturkan,  demi meminimalkan korupsi di tubuh parpol pihaknya akan mendorong pemerintah memberikan dana partai yang cukup signifikan. Meski upaya ini sudah diinisiasi jumlahnya masih jauh dari yang direkomedasikan KPK.

Meski indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia masih kalah dibandingkan negara-negara ASEAN lain, Agus memastikan Indonesia mengalami peningkatan positif setiap tahunnya.

"Mudah-mudahan dengan komitmen bersama sinergi berantas korupsi bisa makin baik," pungkas Agus.


(JMS)