Polisi Tunggu Keterangan Ahli terkait Penemuan Jasad Bayi di Pesawat

Deny Irwanto    •    Kamis, 11 Jan 2018 19:19 WIB
penemuan mayat
Polisi Tunggu Keterangan Ahli terkait Penemuan Jasad Bayi di Pesawat
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. MI/Rommy Pujianto.

Jakarta: Polisi tak bisa buru-buru menentukan tindak pidana dari kasus penemuan jasad bayi laki-laki di tempat sampah toilet pesawat maskapai Etihad Airways. Polisi membutuhkan keterangan waktu meninggal bayi tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan uji laboratorium perlu dilakukan untuk mengetahui waktu bayi meninggal, di dalam kandungan atau sesaat setelah dilahirkan. 

"Nanti dengan ibu dan anaknya kita lakukan pemeriksaan apakah bayi itu sudah meninggal duluan di dalam kandungan atau ibu itu meminum obat hingga dia bisa keguguran masih pendalaman. Sedang kita cek, kita perlu ahli," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis 11 Januari 2018.

Polisi pun belum mengetahui apakah bayi tersebut hasil hubungan resmi atau gelap. Argo menyebut polisi akan meminta keterangan H, 34, perempuan yang diduga ibu kandung bayi.

H bakal diperiksa setelah dokter Rumah Sakit Polri memberikan izin. "Jenazah itu sudah kita ambil untuk tes DNA juga nanti 30 hari ke depan kita dapatkan hasil," jelas Argo.

Sebelumnya, Kapolres Kota Bandara Soetta Kombes Akhmad Yusep Gunawan mengatakan dari informasi yang didapat, H bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di Arab Saudi. H juga tidak didampingi sang suami selama bekerja. 

Polisi menduga ada kemungkinan bayi tersebut lahir dari hubungan gelap. Namun, Yusep ingin memastikan hal itu dengan melakukan pendalaman terhadap kasus ini.

Yusep akan menerapkan pasal berlapis jika terduga terbukti melakukan aborsi terhadap jasad bayi laki-laki seberat 3,4 kg dan panjang 50 centimeter itu. 

"Jika terbukti, yang bersangkutan kita terapkan berbagai pasal, pasal penelantaran anak, aborsi dan pasal pidana kesehatan. Tergantung apa yang dipenuhi," pungkas Yusep.


(DRI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA