KPK akan Panggil Sofyan Basir

Juven Martua Sitompul    •    Sabtu, 15 Sep 2018 05:28 WIB
kasus korupsi
KPK akan Panggil Sofyan Basir
Juru bicara KPK Febri Diansyah. MI/Rommy Pujianto

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal kembali memanggil Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir. Bos PLN itu dipastikan bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Menteri Sosial Idrus Marham (IM).

"Untuk tersangka IM saya kira jika nanti dibutuhkan untuk akan dilakukan pemanggilan kembali," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 14 September 2018.

Sofyan Basir sendiri sudah dua kali diperiksa penyidik dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-I. Saat itu, dia diperiksa sebagai saksi untuk kedua tersangka lain yakni Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih dan bos PT Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK).

Nama Sofyan Basir memang santer disebut sebagai salah satu pihak yang ikut terlibat dalam pembahasan proyek PLTU Riau-I. Sofyan diduga ikut berperan dalam meloloskan perusahaan Blackgold Natural Resources Limited sebagai konsorsium penggarap proyek PLTURiau-I.

Bahkan, dalam CCTV yang disita KPK dari sejumlah lokasi, Sofyan Basir bersama dengan mantan Menteri Sosial Idrus Marham beberapa kali melakukan pertemuan dengan kedua tersangka dalam kasus ini yakni Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih dan bos Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo.

Dalam proses pengusutan kasus ini, Sofyan Basir sudah dua kali diperiksa penyidik. Kepada awak media, dia tak menepis informasi kalau dirinya mengenal dekat Idrus dan kedua tersangka tersebut.

KPK baru menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Ketiga tersangka itu antara lain, Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih, bos Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo dan teranyar Idrus Marham.


(AGA)