IDC Bantah Ingkar Janji Berikan Rumah untuk Keluarga Almarhum Zoya

Whisnu Mardiansyah    •    Selasa, 05 Sep 2017 16:01 WIB
kekerasan
IDC Bantah Ingkar Janji Berikan Rumah untuk Keluarga Almarhum Zoya
Rumah Almarhum Zoya - MTVN/Whisnu Mardiansyah,

Metrotvnews.com, Jakarta: Yayasan Infaq Dakwah Center (IDC) berjanji memberikan sebuah rumah untuk keluarga almarhum Muhammad Al-Zahra alias Zoya. Rumah dibeli dari hasil penggalangan dana yang dihimpun yayasan sebesar Rp250 juta.

Ketua Yayasan IDC Mulyadi Abdul Gani membantah yayasannya ingkar janji membelikan sebuah rumah untuk keluarga almarhum. Dia berdalih saat ini pembelian rumah masih dalam proses.

"Empat rumah yang diusulkan istri almarhum Zoya sudah disurvei, tapi belum ada yang deal, karena kendala surat-surat yang bermasalah dan bangunan yang tidak layak," kata Mulyadi kepada Metrotvnews.com, Selasa 5 September 2017.

Salah satu rumah kaveling di daerah Jagawana, Cikarang awalnya disetujui pihak keluarga dan yayasan. Rumah seharga Rp280 juta. Namun, belakangan keluarga menolak lantaran merasa tidak nyaman tinggal di komplek perumahan. 

"Karena belum terbiasa tinggal di perumahan, maunya cari rumah di perkampungan saja," beber dia. 

Mulyadi membantah rumor yang beredar jika rumah yang dibelikan yayasan hanya seharga Rp100 juta. Pasalnya, dalam kesepakatan awal dengan keluarga almarhum disetujui rumah seharga Rp250 juta.

"Ini tidak benar. Karena bila ini dilakukan, tentunya relawan IDC sudah dikeroyok para tetangga Zoya, digugat pengacara keluarga dan berhadapan dengan aparat, karena salah satu saksi yang menandatangani akad itu adalah Babinsa Cikarang," tutur dia.  

(Baca juga: Dana IDC tak Mengalir ke Keluarga Almarhum Zoya)

Mulyadi bilang, tidak lama lagi rumah untuk keluarga almarhum akan diserahkan. "Insyaallah tidak lama lagi rumah yang akan dibeli sudah terealisasi. Karena sudah disetujui, dan sedang proses pengecekan sertifikat oleh notaris," tambah dia. 

Belakangan, tersebar di media sosial Facebook, akun Hartati Kasim menyebut, sumbangan rumah Rp250 juta hanya eksploitasi kepada keluarga almarhum. Dalam postingan tersebut disebut juga, istri almarhum tidak tahu sama sekali soal donasi Rp400 juta.

Muhammad Al Azhar (MA) alias Zoya dianiaya dan dibakar massa di Pasar Muara Bakti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa 1 Agustus 2017. Zoya dihakimi karena dituduh mencuri pengeras suara di Musala Al-Hidayah yang berlokasi di Kampung Cabang Empat, RT 02/01, Hurip Jaya, Kecamatan Babelan.

(Baca juga: Penggalangan Dana Disebut Seizin Keluarga Almarhum Zoya)
 


(REN)

Rekam Jejak Hakim Praperadilan Setya Novanto

Rekam Jejak Hakim Praperadilan Setya Novanto

47 minutes Ago

Wakil Ketua PN Jakarta Selatan Kusno ditunjuk sebagai Hakim Tunggal praperadilan Setya Novanto …

BERITA LAINNYA