Sri Mulyani Buka Pintu Lebar Bagi KPK Periksa Dirjen Pajak

Iwan Gumilar    •    Rabu, 30 Nov 2016 06:12 WIB
Sri Mulyani Buka Pintu Lebar Bagi KPK Periksa Dirjen Pajak
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. ANTARA/ Hafidz Mubarak

Metrotvnews.com, Bandung: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mempersilahkan KPK untuk memeriksa pegawai lainnya di lingkungan Ditjen Pajak termasuk Dirjen Pajak. Pemeriksaan tersebut menyusul OTT KPK terkait kasus dugaan suap yang menyeret institusi itu.

Ditemui usai memberi kuliah umum di Unpad, Bandung, Selasa (29/11/2016), Ani, sapaan akrab Sri Mulyani akan membuka pintu lebar kepada KPK untuk membidik tersangka lain yang mungkin berada dalam lingkaran yang sama. Hal ini dilakan untuk menjadikan Ditjen Pajak bersih dari para koruptor. 

Dia mengatakan, pihaknya tak akan menghalang-halangi KPK dan malah akan memberi akses bagi KPK untuk membongkar korupsi di institusi pengumpul penerimaan negara itu.

Sebelumnya Ani menyatakan tak segan untuk memberikan hukuman pada yang terbukti menggerogoti keuangan negara seperti pada saat kasus Gayus dulu.

Namun, kata dia, mengingat saat ini ada UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), maka dirinya tak bisa sewenang-wenang untuk melakukan langkah tegas.

"Mengingat ada UU ASN mengatur, ini bukan maslah berani atau tidak berani, tapi ini adalah patut untuk mengikuti aturan," jelas dia. 

Sebelumnya, pada 21 November lalu, KPK telah melakukan OTT terhadap terhadap pejabat Eselon III DJP berinisial HS.  Dia disebut tertangkap saat sedang bertransaksi. Dia diduga menerima suap untuk mengurangi pajak yang ditanggung oleh wajib pajak.
(SCI)