Istri Salah Satu Pentolan ISIS Ada di Bambu Apus

Lukman Diah Sari    •    Selasa, 07 Feb 2017 13:09 WIB
wni gabung isis
Istri Salah Satu Pentolan ISIS Ada di Bambu Apus
Dokumen dari sejumlah WNI yang diduga mencoba bergabung dengan ISIS di Suriah. (Foto: MI/RAMDANI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Nia Kurniati, satu dari belasan warga negara Indonesia (WNI) yang dideportasi dari Turki, adalah istri dari salah satu pentolan Islamic State (ISIS). 

Kini, dia berada di rumah rehabilitasi milik Dinas Sosial, di Bambu Apus, Jakarta Timur. Nia disebut sebagai istrik Bahrun Syah, satu dari tiga serangkai tokoh ISIS asal Indonesia, selain Bahrun Naim dan Abu Jandal.

"Dia seorang janda, diperistri Bahrum Syah. Berangkat ke sana kemudian ditangkap otoritas Turki. Saat ini telah dideportasi," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakatn Divisi Humas Kepolisian RI, Brigadir Jenderal Rikwanto, di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa 7 Februari 2017. 

Merujuk pemeriksaan Detasemen Khusus Antiteror 88, Nia tak terdeteksi melakukan tindak terorisme. Sehingga, dia dikirim ke rumah rehabilitasi. Nia adalah istri ketiga dari Bahrun Syah. 

"Belum lama (berada di Turki). Karena saat berangkat ke sana (Suriah), segera diamankan otoritas Turki dan dipulangkan atau dideportasi," kata Rikwanto.

Baca: Coba Gabung ISIS ke Suriah, Total 213 WNI Dideportasi Turki

Bahrun Syah masih berada di Suriah. Terkait jaringan Bahrun Syah di Indonesia, polisi masih menelusurinya. "Salah satu orang Indonesia yang ditokohkan di ISIS," kata dia, menjelaskan tentang Bahrun Syah. 

Sebelumnya, mantan Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti, sempat menyebut ada tiga WNI yang jadi pimpinan ISIS di Suriah, yakni Abu Jandal, Bahrun Syah, dan Bahrun Naim. 

"Bahrun Syah leader di sana. Sayap militer. Ini yang kirim dana ke kelompok dua (penyedia senjata) di Indonesia," kata Badrodin‎, Jumat 22 Januari 2016.

 


(UWA)