Pengacara tak Bantah Rohadi Miliki Hotel

Yogi Bayu Aji    •    Jumat, 23 Sep 2016 12:07 WIB
ott kpk
Pengacara tak Bantah Rohadi Miliki Hotel
Terdakwa kasus suap perkara hukum Rohadi. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Metrotvnews.com, Jakarta: Hendra Heriansyah, pengacara Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi, tak membantah kliennya memiliki hotel. Hal ini sebelumnya diungkap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam rapat dengar pendapat di DPR.

"Itu lah hebatnya KPK, hal-hal yang belum diketahui pengacaranya, ternyata mereka memiliki sumber informasi yang mungkin menurut saya 95 persen benar," kata Hendra di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2016).

Namun, dia enggan bersuara banyak soal kepemilikan hotel ini. Dia mengaku, Rohadi tak pernah membahas masalah itu. "Belum (pernah cerita). Ini saya mau besuk juga (memastikan)," jelas dia.

Baca: KPK Sita Ambulans Milik Rohadi

Diketahui, dalam RDP dengan DPR, KPK menjawab cibiran sejumlah pihak terkait operasi tangkap tangan terhadap suap dengan nominal kecil. Salah satunya, kepada Rohadi.

"Waktu itu Pak Agus Rahadrjo (ketua KPK) di acara Muhammadiyah diketawain Pak Rizal Ramli (eks Menko Kemaritiman). Pak Agus kok OTT Rohadi cuma Rp250 juta," kata Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif, Rabu 21 September.



Rohadi ditangkap KPK karena menerima suap dari kakak Samsul Hidayatullah, kaka pedangdut Saipul Jamil. Rizal, kata Syarif, menyebut perkara itu sekelas kasus di kepolisian sektor.

Syarif pun menjelaskan, kasus suap bukan soal nominal. Rohadi ini perlu diungkap kasusnya lantaran memiliki kekayaan dan aset yang sangat tidak wajar jika dilihat dari karier dan pekerjaannya.

"Ada (punya) hotelnya, taman rekreasi, rumah sakit. Mobilnya 16. Ini kan panitera, bukan hakim agung, bukan hakim PN," ucap Akademisi Universitas Hasanudin ini.

Syarif ingin mengatakan, dari nominal suap yang tergolong kecil itu menjadi pintu masuk KPK membumihanguskan praktik atau skandal megakorupsi lainnya. KPK ingin mencari pohon dari Rohadi yang dianggap sebagai ranting saja.

"Ada daun, ada ranting, ada pohon. Mudah-mudahan, pohonnya juga bisa ketebang. Karena susah kalau langsung ke pohonnya. Jadi harus lewat ranting-ranting," kata Syarif.


(AZF)

Paslon Positif Narkoba, Parpol Pengusung Bisa Cari Pengganti
Pilkada Serentak 2017

Paslon Positif Narkoba, Parpol Pengusung Bisa Cari Pengganti

36 minutes Ago

"Kalau ada salah satu pasangan tidak memenuhi syarat, KPU akan menginformasikan kepada par…

BERITA LAINNYA
Video /