KPK Bantah Penetapan Tersangka Novanto Pesanan

Juven Martua Sitompul    •    Senin, 13 Nov 2017 16:33 WIB
korupsi e-ktpsetya novanto
KPK Bantah Penetapan Tersangka Novanto Pesanan
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif. Foto: Antara/Yudhi Mahatma

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah penetapan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka KTP elektronik (KTP-el) bernuansa politis. Lembaga antikorupsi ini menepis adanya tudingan yang menyebut penetapan tersangka itu berdasarkan pesanan dari pihak tertentu.

"Enggak ada. Masa menitipkan ke KPK, tidak ada seperti itu," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarief di gedung KPK, Jakarta, Senin 13 November 2017.

Tak hanya itu, Laode juga membantah pimpinan KPK pernah bertemu dengan Novanto. Dia menegaskan tidak ada satu pun pimpinan yang pernah bertemu dengan ketua umum Partai Golkar itu.

"Tidak-tidak, pimpinan KPK tidak pernah satu orang pun yang pernah bertemu dengan pak SN," kata Laode.

KPK kembali menetapkan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi KTP-el. Novanto diduga telah menguntungkan diri sendiri dan korporasi dari megaproyek tersebut.

Novanto bersama dengan Anang Sugiana Sudiharjo, Andi Agustinus alias Andi Narogong, dan dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto diduga kuat telah merugikan keuangan negara sebesar Rp2,3 triliun dari proyek KTP-el.

Atas perbuatannya, Novanto dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.




(UWA)