Sekjen DPR Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bakamla

Damar Iradat    •    Jumat, 11 Aug 2017 10:58 WIB
suap di bakamla
Sekjen DPR Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bakamla
Lambang KPK/MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Sekretaris Jendral DPR RI, Achmad Djuned, dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Djuned bakal diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla) dengan tersangka Nofel Hasan.

"Yang bersangkutan bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka NH (Nofel Hasan)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat, 11 Agustus 2017.

KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Nofel. Dia bakal diperiksa dengan kapasitasnya sebagai tersangka. 

Nofel Hasan selaku Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla ditetapkan sebagai tersangka pada 12 April 2017. Penetapan tersangka Nofel merupakan pengembangan kasus suap di Bakamla.

Saat itu Nofel menjabat sebagai pejabat pembuat komitmen. Dia diduga bersama-sama menerima hadiah atau janji untuk menggerakan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu yang bertentangan dengan jabatannya terkait pengadaan satelit monitoring di Bakamla APBN-P 2016. Pengadaan memakan anggaran hingga Rp220 miliar. 

Nofel diduga menerima suap sebesar USD104.500. Atas perbuatannya, Nofel disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
 


(REN)