Pemilik First Travel Ditahan

Arga sumantri    •    Kamis, 10 Aug 2017 15:45 WIB
penipuanibadah umrah
Pemilik First Travel Ditahan
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul. Foto: MTVN/Arga Sumantri.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemilik penyedia jasa biro perjalanan umrah First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan, ditahan polisi. Langkah itu diambil polisi untuk menelusuri dugaan penipuan calon jemaah umrah yang menjerat keduanya.

"Kita sudah menahan mulai hari ini. Dua tersangka ditahan di Rutan Bareskrim di Polda Metro Jaya," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Kompleks Mabes Polri, Kamis 10 Agustus 2017.

Martinus mengatakan, status kedua pemilik First Travel itu sudah menjadi tersangka sejak Selasa 8 Agustus 2017 malam. Penetapan tersangka dilakukan usai polisi melakukan gelar perkara.

"Lalu dicari, akhirnya diketahui dia ada di Kementerian Agama, esok harinya," tambah Martinus.

Penangkapan direktur umum dan direktur First Travel itu pun dilakukan setelah Bareskrim memeriksa 11 saksi yang terdiri dari agen dan calon jemaah. Keduanya dijerat Pasal 55 jo Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP serta Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Baca: Polisi Diminta Menyita Aset First Travel

Kasus Andika dan istrinya bermula laporan yang dibuat agen penyalur jemaah First Travel. Sang agen terpaksa melaporkan bos First Travel ke polisi lantaran dikejar-kejar calon jemaah yang tak kunjung berangkat ke Tanah Suci.

"Pelapor sebenarnya satu, tapi mewakili 13 agen First Travel," ungkap Martinus.




(OGI)