KPK Dalami Indikasi Korupsi Penyertaan Modal PDAM di Kendari

Juven Martua Sitompul    •    Selasa, 10 Oct 2017 07:21 WIB
kasus korupsi
KPK Dalami Indikasi Korupsi Penyertaan Modal PDAM di Kendari
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang memantau sidang lanjutan praperadilan Setya Novanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Foto: MI/Bary.

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menelisik dugaan korupsi pada penyertaan modal Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara pada 2011. Diduga, Wali Kota Kendari Asrun ikut terlibat dalam kasus tersebut.

Pada pertengahan Juli 2017, tim KPK mendatangi sejumlah kantor instansi pemerintahan di Kendari. Tim menyisir Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan PDAM Kota Kendari, kantor BPKAD Kota Kendari dan DPRD Kota. KPK juga memeriksa sejumlah pejabat Dinas PU‎. 

Namun, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang masih menutup rapat-rapat dari hasil pemeriksaan dan perkembangan dari kasus tersebut. "Nanti saya cek ulang dulu ya," kata Saut saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin 9 Oktober 2017.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan bila pihaknya tengah menyelidiki indikasi korupsi PDAM di Kota Kendari. Perkembangan kasus ini belum bisa dibuka ke publik karena masih menunggu hasil dari laporan tim KPK di lapangan.

Senada dengan Agus, juru bicara KPK Febri Diansyah juga tak menampik kalau pihaknya tengah mendalami dugaan korupsi di Kota Kendari. "(Masih menunggu) laporan dari tim," ucap Febri.




(OGI)