KPK Dalami Peran Soetikno di PT MRA

Muhammad Al Hasan    •    Rabu, 21 Mar 2018 01:04 WIB
emirsyah satar tersangka
KPK Dalami Peran Soetikno di PT MRA
Juru bicara KPK Febri Diansyah MI Rommy Pujianto

Jakarta: Komisi Pemberantasan Koripsi (KPK) terus  mendalami dugaan kasus suap pengadaan mesin pesawat Airbus A330-300 untuk PT Garuda Indonesia dari perusahaan asal Inggris Rolls-Royce. Kali ini KPK mengincar sejauh mana peran dan keterlibatan tersangka Soetikno Soedarjo yang merupakan Dirut PT Mugi Rekso Abadi (MRA).

"Itu yang kita gali sejauh mana kemudian ada pengetahuan dari saksi-saksi terkait dengan kondisi dan peran tersangka SS di MRA," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat ditemui di gedung KPK, Selasa 20 Maret 2018.

Sejumlah saksi turut dihadirkan dari pihak swasta dan internal PT Garuda Indonesia. Dari pihak swasta KPK hendak menggali bagaimana peran dan pengetahuan mereka terkait mekanisme korporasi di  PT MRA. Juga dari internal perusahaan, KPK hendak mengklarifikasi lebih lanjut terkait proses pengadaan pesawat, mesin pesawat dan juga pemeliharaan pesawat. 

Para saksi yang dihadirkan yakni Widhi Darmawan serta VP Network Management PT Garuda Indonesia Tenten Wardaya. Teten hadir setelah sebelumnya tidak bisa hadir pada jadwal sebelumnya 13 Maret yang lalu.

Sementara kedua saksi lainnya yang dijadwalkan hadir yakni  pebisnis Adiguna Sutowo dan Direktur Strategi, Pengembangan Bisnis dan Manajemen Resiko PT Garuda Indonesia Achirina Soetjitro tak datang. Sebagai gantinya Achirina dijadwalkan pada Rabu, sementara untuk Adiguna KPK belum menentukan jadwal.

Upaya menghadirkan para saksi dilakukan guna menguatkan alat bukti KPK terhadap Beneficial Owner Connaught International Pte. Ltd, sekaligus pendiri MRA Soetikno Soedarjo dan Direktur Garuda Indonesia periode 2005-2014 Emirsyah Satar.
 


(SCI)