Suap Akil, Amir Hamzah Dihukum 3.5 Tahun Kasmin Dihukum 3 Tahun

Wanda Indana    •    Selasa, 22 Dec 2015 03:17 WIB
kasus korupsi
Suap Akil, Amir Hamzah Dihukum 3.5 Tahun Kasmin Dihukum 3 Tahun
Amir Hamzah (depan) dan Kasmin meninggalkan ruang sidang usai menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (23/9/2015). Foto: Hafidz Mubarak/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Dua terdakwa kasus dugaan suap sengketa pilkada Lebak Banten di Mahkamah Konstitusi, mantan calon Bupati Lebak Amir Hamzah dan mantan calon Wakil Bupati Lebak dihukum masing-masing 3.5 tahun penjara dan 3 tahun penjara. Keduanya dinilai terbukti memberikan duit buat mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar Rp1 miliar.

"Menjatuhi hukuman kepada terdakwa I, Amir Hamzah berupa pidana penjara 3 tahun dan 6 bulan penjara, terhadap terdakwa II Kasmin 3 tahun penjara. Masing-masing didenda 150 juta subsider 2 bulan kurungan," ujar Hakim Sutiyo saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (21/12/2015).

Hakim menyatakan, keduanya terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan suap dengan memberikan duit sejumlah Rp1 miliar kepada Hakim MK Akil Mochtar untuk pemenangan sengketa pilkada di Lebak. Duit suap berasal dari Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, adik mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

Amir-Kasmin dinyatakan bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 6 ayat (1) huruf a UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana sebagaimana dakwaan pertama.

Vonis keduanya lebih ringan ketimbang tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. Jaksa KPK sebelumnya menuntut Amir Hamzah dan Kasmin masing-masing lima dan empat tahun penjara serta denda Rp 150 juta subsider dua bulan kurungan penjara.


(REN)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA