Sembilan Saksi Diperiksa Terkait Suap Bupati Cirebon

Sunnaholomi Halakrispen    •    Selasa, 30 Oct 2018 16:48 WIB
OTT Bupati Cirebon
Sembilan Saksi Diperiksa Terkait Suap Bupati Cirebon
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sembilan saksi terkait kasus operasi tangkap tangan (OTT) kasus suap Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra. Pemeriksaan dilakukan di Cirebon, Jawa Barat.

"Pemeriksaan terhadap sembilan orang saksi di Polres Cirebon," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa, 30 Oktober 2018.

Febri mengatakan sembilan orang itu yaitu Sekretaris Daerah Rahmat Sutrisno dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Cirebon, Muhadi. Selain itu KPK juga memeriksa Kabid Bintek PUPR Suparman serta enam orang PNS lainnya.

Febri menyatakan KPK telah menggeledah 21 lokasi terhitung sejak Jumat hingga Senin, 26-30 Oktober 2018.

Baca: KPK Geledah 15 Lokasi Terkait Suap Bupati Cirebon

Dari penggeledahan KPK menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya dokumen terkait administrasi kepegawaian, dokumen proyek, uang tunai Rp57 juta, dan bukti transaksi bank.

Selanjutnya, KPK menyita tiga mobil, yakni Honda HRV, Pajero, dan Jazz. Kemudian, barang bukti elektronik serta uang dalam pecahan rupiah, USD, dan Real dengan jumlah sekitar Rp400juta.

Sunjaya terjaring OTT KPK pada Rabu, 24 Oktober 2018 malam. Dia ditangkap tim Satgas KPK bersama enam orang lainnya yang terdiri dari unsur pejabat Pemkab Cirebon dan pihak swasta.

Tak hanya menangkap para pelaku, petugas juga mengamankan uang lebih dari Rp1 miliar dan bukti transfer. Diduga, barang bukti itu berkaitan dengan praktik suap jual beli jabatan di Pemkab Cirebon.

Hingga kini, para pelaku yang ditangkap sudah berada di markas lembaga antirasuah. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum dari ketujuh orang tersebut.


(YDH)