BPJS Dukung Polisi Usut Dugaan Asusila

   •    Sabtu, 12 Jan 2019 04:10 WIB
bpjs ketenagakerjaan
BPJS Dukung Polisi Usut Dugaan Asusila
Konferensi pers BPJS Ketenagakerjaan terkait dugaan asusila anggotanya - Medcom.id

Jakarta: BPJS Ketenagakerjaan menyesalkan keterlibatan eks anggota Dewan BPJS Ketanagakerjaan BAP dalam kasus dugaan asusila. BPJS Ketenagakerjaan membantah melindungi BAP dalam kasus tersebut.

"Kami sampaikan bahwa itu (melindungi BAP) tidak benar," kata Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Guntur Witjaksono di Hotel Kartika Candra, Jakarta, Jumat, 11 Januari 2019.

Guntur mengklaim baru menerima laporan terjadinya dugaan asusila setelah mendapat surat tembusan dari RA, yang mengajukan laporan kepada Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) pada 6 Desember lalu. Proses hukum kasus dugaan asusila sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

"Kami mendukung pihak berwenang untuk terus melanjutkan proses penyidikan agar kebenaran yang sesungguhnya dapat terungkap," kata Guntur.

(Baca: BPJS Ketenagakerjaan Siap Kooperatif)

Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) sudah membentuk tim panel untuk mengusut kasus dugaan asusila tersebut. Namun, Guntur mengakui pihaknya belum menerima panggilan dari tim panel tersebut.

"Kami belum menerima (panggilan) sampai hari ini, setau saya RA dan SAB sudah dipanggil hari ini," kata dia.

Guntur berharap pekan depan pihaknya dipanggil untuk memberikan klarifikasi atas laporan kasus dugaan asusila tersebut. "Biar clear, biar cepat kerja kembali normal," ucap dia. (Jessica Wulandari)


(JMS)