Penegak Hukum Diminta Lebih Galak Sikat Harta Koruptor

Candra Yuri Nuralam    •    Kamis, 07 Feb 2019 16:52 WIB
pencucian uang
Penegak Hukum Diminta Lebih Galak Sikat Harta Koruptor
Korupsi. Ilustrasi: Foto/Mohammad Rizal.

Jakarta: Indonesia Corruption Watch (ICW) Wana Alamsyah menyarankan aparat penegak hukum untuk pertimbangkan pemaksaan pengembalian uang korupsi dari pelaku. Pasalnya, pelaku kerap mencuci uang untuk mengelabui penyidik.

"Rasanya penegak hukum masih berfokus pada pidana badan, belum pada recovery (aset). Padahal, korupsi bukan dipandang sebatas sepihak saja gitu karena yang paling penting adalah dari sisi ekonominya," kata Wana di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis, 7 Februari 2019.

Wana berharap penyidik memaksa para koruptor mengembalikan uang hasil korupsinya kepada negara. Itu, kata dia, cara ampuh mengembalikan kerugian negara.

"Karena kerugian negara yang ditunjukkan otomatis perlu juga ada upaya pengembalian kerugian negara. Nah, rasanya kami menemukan penegak hukum masih terlalu fokus pada pencucian karena target mereka adalah bagaimana setiap orang terkena hukuman pidana," ujar Wana.

Baca: BNNP Jateng Ungkap Kasus Pencucian Uang Rp4,8 Miliar

Di sisi lain, Wana menilai penyidik masih kesulitan mengungkap praktik pencucian uang di kalangan koruptor. Terlebih, kata dia, korupsi masih sering terjadi usai koruptor di penjara.

"Mungkin jangan-jangan penegak hukum sulit untuk pembuktian, tapi setidaknya upaya tersebut harus terus di lakukan," tutur Wana.





(OGI)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

3 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA