Masyarakat Diminta Pahami Ketahanan Nasional

Siti Yona Hukmana    •    Selasa, 15 May 2018 20:21 WIB
terorisme
Masyarakat Diminta Pahami Ketahanan Nasional
Dialog Selasa yang digelar Partai NasDem mengangkat tema 'Ketahanan Nasional dan Ancaman Terorisme'. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Jakarta: Ketua DPP Partai NasDem Bidang Petahanan dan Keamanan Mayjend (Purn) Supiadin Aries Saputra menyebut, masyarakat Indonesia harus memahami ketahanan nasional. Sebab, menurutnya aksi terorisme yang belakangan terjadi erat kaitannya dengan ketahanan nasional.

Menurut Supiadin, ketahanan nasional adalah kondisi dinamis bangsa. Kondisi dinamis itu, lanjutnya, berisi keuletan, ketangguhan serta kemampuan untuk menghadapi segala mecam bentuk ancaman.

"Ancaman itu bisa datang dari luar negeri maupun dalam negeri, baik langsung atau tidak langsung. Ancaman itu akan membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan negara," kata Supiadin dalam Dialog Selasa yang bertemakan 'Ketahanan Nasional dan Ancaman Terorisme' di Auditorium Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 15 Mei 2018.

Selain itu, dalam ketahanan nasional, menurutnya ada tri gatra. Yakni, kondisi geografis, demografi dan kekayaan alam. Menurutnya, tri gatra ini disebut astra statis. 

Baca: NU Tetap Menanggulangi Teroris meski tanpa Anggaran

Sedangkan gatra bersifat dinamis yaitu panca gatra, terdiri dari ideologi, politik ekonomi, sosial budaya dan pertahanan serta keamanan.

"Astragatra ini harus dimiliki dalam ketahanan. Dampak dari ketahanan nasional ini adalah ideologi harus kuat, ekonomi harus kuat. Sebab, itu salah satu sumber hadirnya terorisme," pungkas Supiadin

Partai NasDem menggelar Dialog Selasa yang bertemakan Ketahanan Nasional dan Ancaman Terorisme. Dialog ini menyusul insiden bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya pada Minggu,13 Mei dan Senin, 14 Mei 2018 lalu. 

Baca: Kalla Prihatin Teror Bom Surabaya Libatkan Anak-anak

Dialog dihadiri oleh Ketua DPP Partai NasDem Bidang Pertahanan dan Keamanan Mayjend (Purn) Supiadin Aries Saputra, Pengamat Intelejen Andi Widjayanto, dan Direktur Imparsial Al Araf. 

Selain itu hadir pula Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar, dan Pemimpin Redaksi Medcom.id Abdul Kohar selaku moderator.


(DMR)