KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Menteri PUPR

Damar Iradat    •    Jumat, 11 May 2018 16:07 WIB
suap proyek di kemenpu-pera
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Menteri PUPR
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Rommy Pujianto.

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwal ulang pemeriksaan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Ia sedianya dimintai keterangan terkait kasus suap pada proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun 2016.
 
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Basuki diperiksa untuk tersangka Bupati Halmahera nonaktif Rudi Erawan. Namun, Basuki berhalangan hadir lantaran sedang dinas di luar kota.
 
"Untuk saksi Menteri PUPR akan dijadwalkan ulang Senin (14 Mei 2018). Karena yang bersangkutan ada tugas luar kota hari ini," tutur Febri saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 11 Mei 2018.
 
Rudi Erawan merupakan tersangka ke-11 yang sudah dijerat KPK dalam kasus ini. Politikus PDI Perjuangan itu menyusul 10 orang lain sebelumnya. Mereka adalah; Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama Abdul Khoir, Mantan Anggota DPR‎ RI Damayanti Wisnu Putranti, pihak swasta Julia Prasetyarini, dan ibu rumah tangga Dessy A Edwin.

Baca: Bupati Halmahera Timur jadi Tersangka Suap

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara Amran HI Mustary Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa Sok Kok Seng, dan empat Anggota DPR, yakni Budi Supriyanto, Andi Taufan Tiro, Musa Zainuddin, serta Yudi Widiana Adia juga menjadi tersangka dalam kasus tersebut.
 
Rudi Erwan diduga menerima suap dan gratifikasi sebesar Rp6,3 miliar. Rudi dianggap melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 12B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
 


(FZN)