Wiranto Tutup Mulut soal Rizieq

Dheri Agriesta    •    Rabu, 17 May 2017 18:53 WIB
pornografi
Wiranto Tutup Mulut soal Rizieq
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto. Foto: MI/Susanto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto enggan mengomentari kasus yang menimpa pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab. Dia tak menjawab ketika ditanya tentang Rizieq yang tak kunjung pulang ke Tanah Air.

"Sudah ya, minggir dulu, saya sudah selesai," kata Wiranto sembari berjalan di Gedung Monumen Kebangkitan Nasional, Jalan Abdurahman Saleh, Senen, Jakarta Pusat, Rabu 17 Mei 2017.

Pertanyaan pun kembali dilayangkan, tetapi Wiranto masih tak menjawab. Setidaknya tiga kali pertanyaan diajukan kepada mantan Panglima TNI ini.

Wiranto sejatinya cukup akrab dengan Rizieq. Pada 9 Februari, saat bertemu dengan pentolan aksi bela Islam di Rumah Dinas Menkopolhukam, Wiranto memanggil Rizieq sebagai teman lama.

Rizieq Shihab mangkir dalam dua panggilan awal yang dilayangkan Polda Metro Jaya atas kasus dugaan percakapan berkonten pornografi. Saat itu, Rizieq mengaku berada di Mekah untuk menjalankan ibadah umrah bersama keluarga.

Selesai umrah, pentolan aksi bela Islam itu pulang. Namun, dia akhirnya mendarat di negeri jiran Malaysia. Rizieq emoh menginjakkan kaki ke Tanah Air karena menilai kasus hukumnya rekayasa.

Rizieq kemudian kembali terbang ke Arab Saudi. Kabar terakhir, Rizieq diketahui berada di Jeddah.

Baca: ?Semua Warga Harus Taat Hukum termasuk Rizieq Shihab

Ketua Tim Advokasi FPI Sugito Atmo Prawiro kukuh Rizieq tak bersalah. Ia bersama tim hukum akan menyiapkan upaya hukum jika Rizieq ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara itu, Polda Metro Jaya sudah menetapkan Firza Husein sebagai tersangka atas kasus dugaan percakapan berkonten pornografi. Lawan bicara Firza dalam percakapan itu diduga kuat Rizieq Shihab.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa intensif Firza sekitar 12 jam. "Alat bukti dinyatakan cukup. Firza resmi ditetapkan sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa malam 16 Mei 2017.





(OGI)