Metro News

Langkah Hukum Antasari Usai Laporannya Dihentikan

   •    Jumat, 19 May 2017 12:43 WIB
antasari azhar
Langkah Hukum Antasari Usai Laporannya Dihentikan
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar. (foto: MI/Mohammad Irfan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bareskrim Polri menyatakan telah menghentikan penyidikan dugaan kriminalisasi yang dilaporkan oleh mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar dengan alasan tidak ada alat bukti baru.

Menanggapi ini, Antasari belum mau berkomentar banyak lantaran dia mengaku belum mendapatkan surat penghentian penyidikan dari Polri.

"Saya belum bisa menanggapi secara utuh. Tapi yang saya ketahui alasannya antara lain katanya bukti yang saya serahkan sudah pernah diperiksa di pengadilan dan dinyatakan bersalah. Ini mereka tidak bisa meneruskan," ujar Antasari, dalam Metro Pagi Primetime, Jumat 19 Mei 2017.

Terkait alat bukti yang menjadi kendala polisi dalam menindaklanjuti laporan ini, Antasari mengatakan hanya ingin agar polisi mencari tahu siapa yang mengirim sms ancaman atas nama dirinya.

Menurut Antasari, ada bukti berupa detail rekaman atau CDR dari Telkomsel tentang aktivitas komunikasi yang telah dia lakukan. CDR itu jadi bukti yang dianalisa ahli bahwa memang Antasari tidak mengirim sms ancaman itu.

"Yang ingin saya laporkan ke Bareskrim adalah siapa yang membuat itu. Ahli berkesimpulan tidak ada sms dari saya, siapa yang membuat itu, itu yang harus digali lebih dalam," katanya.

Antasari mengaku tidak akan menerima begitu saja keputusan Polri atas penghentian laporan ini. Meski pada awalnya dia menyatakan akan menerima jika Polri tidak meneruskan kasusnya.

"Kalau penyidik sudah maksimal secara profesional melakukan penyidikan dan tidak ditemukan pelaku sesungguhnya saya menerima. Tapi kalau belum maksimal saya tentu akan ajukan praperadilan terhadap itu," jelasnya.




(MEL)