153 Terpidana Mati Menunggu Eksekusi

Lukman Diah Sari    •    Jumat, 25 Aug 2017 16:59 WIB
eksekusi mati
153 Terpidana Mati Menunggu Eksekusi
Jaksa Agung M. Prasetyo. Foto: MI/Angga Yuniar

Metrotvnews.com, Jakarta: Kejaksaan Agung menunggu fatwa dari Mahkamah Agung (MA) agar segera bisa menjadwalkan eksekusi hukuman mati jilid IV. Tanpa fatwa, Jaksa Agung M. Prasetyo khawatir eksekusi mati terus menimbulkan polemik.

"Ada 153 terpidana mati yang menunggu dieksekusi," kata di Kajaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat 25 Agustus 2017.

Dari ratusan terpidana itu, Prasetyo menyebut Kejaksaan Agung hanya dianggarkan mengeksekusi 12 terpidana. Artinya, butuh banyak waktu untuk bisa melancarkan eksekusi.

Persoalannya, kata dia, fatwa MA soal batas waktu pengajuan grasi dari terpidana mati belum juga keluar. "Kami ingin tahu pelaksanaan pengajuan grasi yang tak ada pembatasan waktunya ini seperti apa," katanya.

Pengajuan grasi menjadi tak berbatas waktu setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menghapus Pasal 7 UU Nomor 5 Tahun 2010 tentang Grasi (UU Grasi). Pasal itu menyatakan permohonan grasi diajukan paling lama satu tahun sejak putusan memperoleh kekuatan hukum tetap.

Infografis: Media Indonesia. Sumber: Humas Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham/Kejagung

Prasetyo menyatakan, dari keputusan yang keluar pada 15 Juni 2016 ini, banyak terpidana mati yang mengajukan grasi. Alhasil, proses eksekusi terhambat. "Terpidana memainkannya dengan mengulur waktu pengajuan grasi," ucapnya.

Baca: Jaksa Agung Berharap MA segera Putuskan PK Terpidana Mati

MA pun hingga kini belum mengeluarkan fatwa untuk mencari jalan keluar dari keputusan MK. Praseyto justru ingin segera mendapatkan kepastian. Alasannya, sebagian besar terpidana mati adalah bandar narkoba.

Prasetyo geram terhadap ulah mereka yang berpotensi membunuh jutaan orang. Namun, di sisi lain, Kejaksaan Agung juga harus berhadapan dengan para pegiat hak asasi manusia yang menentang keputusan ini.

"Setiap kali kita melakukan eksekusi, selalu timbul pro dan kontra. Itu yang kita jaga," kata Prasetyo.




(UWA)

KPK Periksa Istri Novanto Senin Depan

KPK Periksa Istri Novanto Senin Depan

1 hour Ago

Deisti diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Dirut PT Quadra Solution, Anang Sugiana Sudiharj…

BERITA LAINNYA