KPK Perpanjang Penahanan Dirjen Hubla

Juven Martua Sitompul    •    Selasa, 12 Sep 2017 22:48 WIB
ott kpk
KPK Perpanjang Penahanan Dirjen Hubla
Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Kemenhub Antonius Tonny Budiono. Foto: Antara/Galih Pradipta

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono dan Komisaris PT Adhi Guna Keruktama (AGK) Adiputra Kurniawan (APK) selama 40 hari ke depan. Perpanjangan ini untuk melengkapi berkas keduanya dalam kasus dugaan suap perizinan pekerjaan pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah.

"KPK melakukan pemanjangan penahanan selama 40 hari ke depan kepada dua orang tersangka," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa 12 September 2017.

Menurut Febri, masih ada beberapa hal yang terus didalami penyidik. Salah satunya, sumber uang di dalam 33 tas yang disita dan menjadi barang bukti dalam kasus suap tersebut.

"Kita terus dalami hal hal seperti sumber dan aliran dana yang terdapat di 33 tas tersebut dan mengkonfirmasi juga hasil-hasil penggeledahan sebelumnya," tuntas Febri.

Baca: KPK Mengintai Dirjen Hubla Selama Tujuh Bulan

KPK menetapkan Tonny dan Komisaris PT Adhi Guna Keruktama (AGK) Adiputra Kurniawan (APK) sebagai tersangka kasus dugaan suap perizinan pekerjaan pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah.

Dalam kasus ini, Tonny selaku penerima suap dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Adiputra selaku pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.




(AZF)

Sidang Praperadilan Setnov Digelar 30 November

Sidang Praperadilan Setnov Digelar 30 November

22 minutes Ago

PN Jakarta Selatan mengagendakan sidang perdana gugatan praperadilan Ketua DPR Setya Novanto pa…

BERITA LAINNYA