KPK Tegaskan OTT tak Berdasarkan Pesanan

Juven Martua Sitompul    •    Sabtu, 15 Jul 2017 14:50 WIB
ott kpk
KPK Tegaskan OTT tak Berdasarkan Pesanan
Sejumlah komisioner KPK. Foto: MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan pihaknya tidak pernah menargetkan siapa pun dalam operasi tangkap tangan (OTT). Sebagian besar OTT dilakukan berdasarkan laporan dan masukan dari masyarakat.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menanggapi pertanyaan publik yang menilai OTT dilakukan setelah adanya pihak yang dibidik. "Hampir semua OTT itu hasil informasi masukan masyarakat bahwa ada informasi pengusaha yang akan memberikan uang ke pejabat," kata Alexander dalam diskusi bertema Mencegah dan Memberantas Korupsi di Gedung KWI, Jakarta Pusat, Sabtu 15 Juli 2017.

Dia menjelaskan KPK sama sekali tak bisa melakukan penyadapan kepada semua pejabat negara. Penyadapan bisa dilakukan setelah KPK menerima laporan dari masyarakat.

"Siapa yang disadap itu ya dari masyarakat juga, nomor telepon, identitas, lokasi pertemuan, semua informasi itu didapat dari masyarakat," ujarnya.

Alexander mengatakan informasi dari masyarakat sangat membantu kinerja KPK. Bahkan, dia menyebut tanpa masyarakat KPK tidak bisa berbuat banyak dalam menindak pidana korupsi.

"Kita enggak mungkin melakukan tapping (penyadapan) ke semua pejabat. Jadi, kita tindak lanjut informasi dari masyarakat. Tanpa masyarakat kita bukan apa-apa," ujarnya.


(UWA)