Presiden Dukung OTT KPK

Rudy Polycarpus    •    Jumat, 15 Sep 2017 17:44 WIB
ott kpk
Presiden Dukung OTT KPK
Presiden Joko Widodo (kanan). Foto: Antara/WIdodo S. Jusuf

Metrotvnews.com, Banjarmasin: Presiden Joko Widodo kembali memperingatkan kepala daerah berhati-hati menggunakan anggaran. Peringatan Jokowi ini diungkapkan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap lima orang di Banjarmasin, Kalimantam Selatan.

Salah satu yang ditangkap ialah Ketua DPRD Kota Banjarmasin iwan Rusmali. "Pertama, hati-hati dalam mengelola keuangannya, baik APBD maupun APBN adalah uang rakyat. Kedua, yang berkaitan dengan gratifikasi hati-hati. Semuanya hati-hati," kata Jokowi di sela-sela kunjungan ke Pasar Baru, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat 15 September 2017.

Pada Kamis malam, Iwan dkk ditangkap KPK dalam dugaan suap proses pembahasan pembahasan peraturan daerah. Selain Iwan, ada pejabat BUMD dan pihak swasta yang juga dibekuk.

Baca: Ada Janji Fee Rp4,4 Miliar untuk Bupati Batubara

Jokowi mengapresiasi penangkapan yang dilakukan komisi antirasuah itu. Presiden meminta KPK terus melakukan kegiatan penegakan hukum, termasuk OTT.

"Kalau ada bukti, ada fakta hukum di situ, saya kira bagus. Prestasi KPK kan memang di OTT. Yang tertangkap ya ditangkap. Ditangkap asal buktinya ada," kata dia.




(UWA)